Buka Impor Pangan, Jokowi Klaim Jaga Pasokan Jelang Ramadhan

Rabu, 01 Juni 2016 - 10:50 WIB
Buka Impor Pangan, Jokowi...
Buka Impor Pangan, Jokowi Klaim Jaga Pasokan Jelang Ramadhan
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim bahwa langkah pemerintah untuk membuka keran importasi beberapa komoditas pangan pokok sebagai komitmen pemerintah menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan jelang Ramadhan. Pemerintah juga terus berupaya agar harga pangan, khususnya daging sapi dan bawang merah tidak melonjak tinggi.

Dia mengatakan, kebijakan impor bawang merah yang saat ini dilakukan, untuk mencukupi ketersediaan bibit bawang yang sekitar satu atau dua bulan ke depan akan dibutuhkan para petani.

"Kita melakukan impor bawang itu untuk mencukupi bibit yang kurang lebih sebulan atau dua bulan lagi dibutuhkan petani. Karena, kita lihat harga bibitnya saat ini sekitar Rp42 ribu sampai Rp43 ribu. Jadi, impor bawang merah itu titik beratnya ada di bibit bawang. Sehingga, sekarang petani punya kesempatan menyimpan bibit yang akan dikeluarkan," katanya seperti dalam rilis yang diterima Sindonews di Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Sementara, terkait kebijakan impor daging sapi, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menerangkan bahwa saat ini masih dalam proses pengiriman. Jokowi berharap pada pekan pertama Ramadhan, stok daging tersebut dapat segera didistribusikan. Semua itu dilakukan untuk menjaga harga bahan pangan tetap terjangkau di kalangan masyarakat.

"Yang kita harapkan harga turun. Satu, harga bawang harus turun. Kedua, harga gula turun. Ketiga, harga daging turun, dan keempat beras juga harus turun," tambah dia.

Presiden menjelaskan bahwa alasan pemerintah membuka keran impor untuk beberapa komoditas pangan‎ dimaksudkan untuk memenuhi permintaan pasar yang menjelang Ramadhan selalu meningkat. Dia juga akan terus memantau perkembangan harga daging sapi di pasar untuk mencapai target yang diinginkan, yaitu Rp80 ribu per kg.

"Menteri pasti sudah menghitung supply dan demand-nya. Saya kira kalau permintaannya banyak sementara kemampuan produksinya masih belum dapat memenuhi jumlah permintaan, maka harus ditutup dengan impor," tandasnya.

Sekadar informasi, pemerintah memutuskan untuk membuka keran impor untuk sejumlah bahan kebutuhan pokok, di antaranya 27.400 ton daging sapi, gula mentah (raw sugar) 381 ribu ton, dan bawang merah 2.500 ton.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jelang Ramadhan, Impor...
Jelang Ramadhan, Impor Kurma Meningkat 52%
100 Ribu Ton Impor Daging...
100 Ribu Ton Impor Daging Sapi Tersendat, Bagaimana Stok Ramadhan dan Lebaran?
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Viral, Pengunjung Berdesak-desakan...
Viral, Pengunjung Berdesak-desakan di Mal CBD Ciledug
Inflasi Selama Ramadhan...
Inflasi Selama Ramadhan dan Idul Fitri Terjaga Stabil
Berita Terkini
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
41 menit yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
1 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
2 jam yang lalu
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
4 jam yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
10 jam yang lalu
Infografis
Jokowi: Impor Energi...
Jokowi: Impor Energi Sebesar 50 Persen Harus Dikurangi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved