Ajukan RAPBNP 2016, Menkeu Revisi Target Pendapatan Negara

Kamis, 02 Juni 2016 - 16:44 WIB
Ajukan RAPBNP 2016,...
Ajukan RAPBNP 2016, Menkeu Revisi Target Pendapatan Negara
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam draf yang diajukan, terdapat beberapa klausul perubahan yang diajukan pemerintah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menuturkan, dalam RAPBNP 2016 pemerintah mengajukan revisi terhadap target pendapatan negara menjadi Rp1.734,5 triliun. Target tersebut turun sebesar Rp88 triliun dari target APBN 2016 yang sebesar Rp1.822,5 triliun.

"Pendapatan tersebut berasal dari pendapatan dalam negeri Rp1.732,5 triliun, dan penerimaan dari hibah Rp205,4 triliun," katanya di Ruang Banggar DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (2/6/2016).

(Baca Juga: Belanja Kementerian dan Lembaga di RAPBNP 2016 Dipotong Rp45,5 T)

Selain itu, sambung mantan Wamenkeu ini, dalam RAPBNP 2016 juga terjadi perubahan target belanja negara dari sebelumnya Rp2.095,7 triliun dalam APBN 2016, menjadi Rp2.047,8 triliun dalam RAPBNP 2016. Target belanja negara itu terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.289,5 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa Rp758,3 triliun.

Lanjut dia pemerintah juga mengajukan usulan perubahan target defisit anggaran terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dalam RAPBNP 2016. "Pada APBN 2016 defisit anggaran diperkirakan 2,15% dari PDB, sedangkan pada RAPBNP 2016 2,48% dari PDB," imbuh dia.

Sementara itu, untuk pembiayaan anggaran pada RAPBNP 2016 diusulkan Rp313,3 triliun dari sebelumnya Rp273,2 triliun. Adapun pembiayaan berasal dari dalam negeri Rp315,9 triliun dan pembiayaan dari luar negeri Rp2,5 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pendapatan Negara Minus...
Pendapatan Negara Minus 12,4% Terbebani Guyuran Insentif
Belanja Membengkak,...
Belanja Membengkak, Pendapatan Negara Justru Diproyeksi Menyusut
Ini Kerangka Rancangan...
Ini Kerangka Rancangan APBN 2021
Sah, Laporan Pertanggungjawaban...
Sah, Laporan Pertanggungjawaban APBN 2019 Disetujui Banggar DPR
Hingga April, Pendapatan...
Hingga April, Pendapatan Negara Baru Rp549,5 Triliun
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved