Belanja Pegawai Ibarat Bom Waktu buat APBN

Selasa, 07 Juni 2016 - 14:46 WIB
Belanja Pegawai Ibarat...
Belanja Pegawai Ibarat Bom Waktu buat APBN
A A A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan, jika tidak ada pemangkasan belanja pegawai, maka dipastikan Indonesia tinggal menunggu bom waktu untuk terjadinya pembengkakan anggaran. Penyebabnya lantaran belanja pegawai dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah cukup besar.

Lebih lanjut dia menerangkan pemerintah tidak mungkin menambah jumlah pegawai karena akan membuat anggaran di belanja pegawai dan membayar pensiun membengkak. "Kita harus mengendalikan belanja pegawai, jika tidak akan menjadi bom waktu. Karena belanja pegawai akan terus membengkak, membayar pensiun juga akan membengkak," kata dia di Jakarta, Selasa (7/6/2016).

(Baca Juga: Jokowi Akan Pangkas Penerimaan PNS)

Dia menambahkan, ‎hingga sekarang secara nasional alokasi belanja pegawai sudah mencapai 33,8% dari total APBN. Tak hanya membengkak di APBN, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di daerah pun alokasi belanja pegawainya bisa mencapai 70%.

"Anggaran pegawai kita relatif sudah cukup besar, sudah mencapai 33,8%, sementara untuk di daerah ada sekitar 240 pemerintah daerah yang anggaran pegawainya di atas 50% sampai 70%," ujar dia.

(Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Pangkas Jumlah PNS)

Menurutnya alokasi anggaran sebesar ini tidak bisa terus dipertahankan dan pemerintah harus memikirkan soal kualitas dari PNS yang diterima. "Kita harus memikirkan kualitas. Karena jika tradisi lama dipertahankan, maka selamanya pengeluaran anggaran pemerintah hanya untuk belanja pegawai yang justru tidak produktif," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyederhanaan Birokrasi...
Penyederhanaan Birokrasi dan Digitalisasi Bisa Hemat APBN Rp140 Miliar
ASN Palopo Akan Ikuti...
ASN Palopo Akan Ikuti Penguatan SAKIP Kemenpan RB
MenPAN RB: Sistem Kerja...
MenPAN RB: Sistem Kerja ASN di New Normal Menyesuaikan Status PSBB
Potong Alur Birokrasi,...
Potong Alur Birokrasi, PAN-RB Kembangkan Aplikasi Pelaporan Publik
Kemenpan RB Evaluasi...
Kemenpan RB Evaluasi Akuntabilitas dan Pelaksanaan RB Pemkab Gowa
Kemenpan RB Dampingi...
Kemenpan RB Dampingi Evaluasi RB dan SAKIP Pemkab Luwu Timur
Berita Terkini
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
58 menit yang lalu
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
1 jam yang lalu
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
1 jam yang lalu
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
2 jam yang lalu
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
3 jam yang lalu
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
11 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved