Indeks Dibuka Melemah Seiring Bursa Asia

Kamis, 09 Juni 2016 - 09:28 WIB
Indeks Dibuka Melemah...
Indeks Dibuka Melemah Seiring Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (9/6/2016) dibuka layu 0,06% atau 3,05 poin ke level 4.913,01 pada pukul 08.55 WIB.

Melemahnya IHSG dipicu oleh mayoritas pasar Asia diperdagangkan lebih rendah pada Kamis ini, akibat melemahnya dolar Amerika Serikat (USD) terhadap yen yang membebani saham Jepang dan saham Korea Selatan.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, indeks terpeleset 0,36% atau 17,93 poin ke level 4.916,06 pada pukul 16.00 WIB.

Dikutip dari Bloomberg pada Kamis ini, pernyaatan Gubernur The Fed, Janet Yellen yang mengatakan tidak akan menaikkan suku bunga secara prematur, alhasil penundaan kenaikan suku bunga AS membuat yen terus bergerak naik dan ini akan berdampak bagi bursa Jepang.

Mengutip kabar dari CNBC, Kamis (9/6/2016), Nikkei 225 terhentak dua sesi berturut-turut, jatuh 0,82% karena melemahnya USD mendorong yen dan menempatkan saham di bawah tekanan. Yen diperdagangkan pada 106,61 terhadap dolar pada 9:20 HK/SIN, turun dari tingkat dekat 107,80 awal pekan ini.

Di Korea Selatan, Bank of Korea mengejutkan pasar dengan memotong suku bunga sebesar 25 basis poin ke rekor rendah 1,25%. Indeks Kospi naik 0,17% pada level 2.030,45 pada 9:34 HK/SIN.

Australia ASX 200 goyah antara positif dan negatif sebelum tergelincir 0,33% dengan sebagian besar sektor tertinggal. Harga komoditas yang biasanya dalam mata uang dolar mendapatkan dorongan dari melemahnya greenback.

Di bursa Indonesia, pada pembukaan perdagangan Kamis ini, transaksi bersih asing mencapai Rp557 juta dimana aksi jual asing Rp13,36 miliar berbanding aksi beli asing Rp13,92 miliar.

Dari 45 saham yang diperdagangkan, 23 naik, 8 turun dan 14 stabil. Mayoritas sektor saham mengalami tekanan dengan saham infrastruktur yang turun 1,71%. Sementara saham-saham yang menguat pagi ini adalah PT Surya Toto Tbk (TOTO), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Paninvest Tbk (PNIN), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Astra International Tbk (ASII). Saham yang dibuka melemah ialah PT Unilever Tbk (UNVR), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
20 menit yang lalu
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
1 jam yang lalu
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
2 jam yang lalu
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
4 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved