SMI Catat Pembiayaan Infrastruktur Rp30,1 Triliun

Sabtu, 11 Juni 2016 - 15:39 WIB
SMI Catat Pembiayaan...
SMI Catat Pembiayaan Infrastruktur Rp30,1 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), BUMN di bawah koordinasi Kementerian (Kemenkeu) ini terus berpacu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dalam negeri.

Sampai akhir Mei 2016, PT SMI sudah mencatatkan komitmen pembiayaan infrastruktur sebesar Rp30,1 triliun, untuk membiayai proyek senilai total Rp118,7 triliun.

"Nilai ini meningkat signifikan jika dibanding nilai 2015. Sebagai perbandingan sepanjang 2015 komitmen yang berhasil dibukukan PT SMI sebesar Rp13 triliun," kata Corporate Secretary PT Sarana Multi Infrastruktur Astried Swastika dalam rilisnya, Sabtu (11/6/2016).

Mengingat kebutuhan dana untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang relatif besar, PT SMI menyusun berbagai langkah strategis antara lain melakukan leverage kapasitas pendanaan dengan memanfaatkan sumber dana dari lembaga bilateral/multilateral, pasar modal dan dana pensiun.

Menurutnya, pola pinjaman bilateral dilakukan sebagai strategi awal untuk menghimpun dana bagi PT SMI. "Strategi selanjutnya, dengan melakukan penerbitan surat utang (obligasi) sebagai upaya penghimpunan dana jangka panjang," ujar dia.

Terserapnya obligasi PT SMI oleh pasar menjadi salah satu bukti semakin meningkatnya kepercayaan para kreditur dan investor terhadap PT SMI. Di mana, PT SMI juga telah memperoleh fasilitas pinjaman dari Agence Francaise de Developpement (AFD) Bank Pembangunan Perancis senilai maksimum USD100 juta untuk membiayai proyek-proyek Renewable Energy (RE) dan Climate Changes (CC).

Bersamaan dengan fasilitas tersebut, PT SMI juga memperoleh Grant senilai USD5 juta serta program bantuan teknis (technical assistance) senilai maksimum EUR400 ribu dari AFD.

Kerja sama dengan AFD akan mendorong peningkatan pemanfaatan sumber energi terbarukan untuk menopang bauran energi (energy mix) saat ini sekitar 5% menjadi 17% di 2025.

"Hal ini juga membuktikan tingginya kepercayaan lembaga bilateral/multilateral kepada PT SMI," tutup Astried.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Biaya Pesangon untuk...
Biaya Pesangon untuk Pensiunkan PLTU per Giga Watt Capai Rp6,7 Triliun
PT SMI Diharapkan Ikut...
PT SMI Diharapkan Ikut Berperan Kembangkan Infrastruktur Kesehatan
Menegaskan Komitmen...
Menegaskan Komitmen Dukungan Pembangunan Berkelanjutan dalam Presidensi G20
PT SMI Peroleh Sertifikat...
PT SMI Peroleh Sertifikat Green Building dari Sucofindo
RI Dapat Hibah 16 Juta...
RI Dapat Hibah 16 Juta Euro dari Eropa untuk Infrastruktur Ramah Lingkungan
RI Kelola Dana Transisi...
RI Kelola Dana Transisi Energi Rp300 Triliun, Ekonom Tekankan Transparansi
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
21 menit yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
41 menit yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
9 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
9 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
9 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
10 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved