Biaya Pesangon untuk Pensiunkan PLTU per Giga Watt Capai Rp6,7 Triliun

Selasa, 11 Oktober 2022 - 08:38 WIB
loading...
Biaya Pesangon untuk...
Butuh biaya sangat besar untuk menghentikan operasional PLTU batu bara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) telah memperhitungkan besaran biaya yang diperlukan untuk memberhentikan (early retirement) pembangkit listrik tenaga uap ( PLTU ) batu bara. Berdasarkan diskusi PT SMI dengan Kementerian ESDM dan pemangku kepentingan lainnya, dibutuhkan biaya untuk pensiun dini PLTU dengan kapasitas 1 giga watt sebesar USD400-USD450 juta atau Rp6 triliun hingga Rp6,75 triliun.

"Jumlah yang sudah kita diskusikan selama ini, 1 giga watt pensiun dini kita membutuhkan sebanyak USD400-450 juta. Angkanya sekitar itu," kata Sylvi dikutip Selasa (11/10/2022).

Menurut Sylvi jumlah tersebut belum angka pasti sehingga masih bisa bergerak dinamis. Pasalnya, besaran kebutuhan dana untuk mempensiundinikan PLTU itu tergantung nilai PLTU itu sendiri.

Deputi Direktur for Electric Business Services Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Gigih Udi Utomo, belum mau mengungkap besaran dana yang dibutuhkan untuk mempensiundinikan PLTU.

"Saat ini kita belum bisa mengungkapkan angkanya, saya belum bisa sepakat dengan angka yang disebutkan tadi," ujar Gigih.

Senada, Direktur Ketenagalistrikan, Telekomunikasi dan Informatika, Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) /Bappenas Rachmat Mardiana juga mengaku belum mengetahui angka pasti kebutuhan dana mempensiunkan dini PLTU milik PLN.

"Kami juga belum memastikan berapa nilai-nilainya seperti yang tadi disampaikan ibu dari PT SMI tadi," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Rekomendasi
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Paraguay Bak Main Tarkam...
Paraguay Bak Main Tarkam di Piala Dunia 2026, Orlando Gill: Bola Boleh Lewat, Kaki Jangan!
Berita Terkini
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved