BCA Revisi Target Pertumbuhan Kredit

Kamis, 23 Juni 2016 - 02:24 WIB
BCA Revisi Target Pertumbuhan...
BCA Revisi Target Pertumbuhan Kredit
A A A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) merevisi target pertumbuhan kreditnya dari target di awal tahun sebesar 10% menjadi sebesar 10,5-11% sampai akhir tahun 2016.

Hingga bulan Mei 2016, pertumbuhan kredit di setiap sektor masih tumbuh melambat dibandingkan realisasi akhir tahun 2015.

Namun demikian, perseroan meyakini di semester II 2016 nanti, akselerasi kredit bisa terdorong oleh permintaan dari sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), menyusul kebijakan Bank Indonesia dengan penaikkan aturan LTV yang membuat biaya uang muka turun jadi 15%, dari sebelumnya 20%.

Direktur Konsumer BCA, Henry Koenafi mengatakan, pelonggaran LTV tersebut akan menopang pertumbuhan kredit di segmen KPR, bahkan kebijakan LTV ini dapat meningkatkan permintaan KPR.

"Pelonggaran rasio LTV ini sudah pas dengan kondisi saat ini. Tapi ya semoga dengan pelonggaran LTV ini jangan terlalu dalam, karena dapat memicu risiko kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL)," kata Henry di Jakarta, Rabu (22/6/2016).

Dia melanjutkan, di tahun ini pertumbuhan kredit diperkirakan bisa meningkat karena pengaruh KPR.
Akan tetapi, perseroan tidak terlalu banyak berharap dari pertumbuhan KPR. Pasalnya, sektor ini semakin besar basisnya sehingga tidak bisa beprengaruh terlalu besar ke saluran kredit. Ke depan, pihaknya akan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit di segmen KPR.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menambahkan, perseroan memproyeksikan KPR akan tumbuh lebih dari 10% hingga akhir tahun. Menurut dia, dengan pelonggaran LTV yang dilakukan BI, BCA akan mendapat tambahan realisasi KPR sebesar Rp4 triliun.

Sementara, KPR menyumbang 12% atau sekitar Rp60 triliun dari Rp370 triliun total kredit BCA. Dia juga memperkirakan, sektor KKB masih akan prospektif, dimana salah satu faktor yakni adanya keyakinan bahwa pemulihan ekonomi akan membawa perbaikan terhadap daya beli masyarakat.

Pada tahun ini, BCA akan mengambil langkah-langkah aktif dalam memanfaatkan tren perkembangan perbankan dan teknologi yang dinamis guna meningkatkan efisiensi operasional jangka panjang serta untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Basis BCA yang kokoh memungkinkan Bank untuk menangkap berbagai peluang usaha dalam menopang pertumbuhan di masa mendatang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nasabah Kartu Kredit...
Nasabah Kartu Kredit BCA Diimbau Segera Aktivasi PIN, Ini Caranya
BCA Bidik Pertumbuhan...
BCA Bidik Pertumbuhan Penyaluran Kredit Hingga 6% di 2021
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit BCA Capai Rp82,6 Triliun
Hebat! Diadang Pandemi,...
Hebat! Diadang Pandemi, Penyaluran Kredit BCA Cuma Turun Tipis
Nah Ketahuan! UMKM Ternyata...
Nah Ketahuan! UMKM Ternyata Lebih Suka Utang di Bank Syariah
Bank Royal Ganti Nama...
Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
28 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
40 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
59 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
2 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
3 jam yang lalu
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved