Cukai Kemasan Akan Turunkan Konsumsi Minuman

Selasa, 28 Juni 2016 - 21:27 WIB
Cukai Kemasan Akan Turunkan...
Cukai Kemasan Akan Turunkan Konsumsi Minuman
A A A
JAKARTA - Peneliti Ekonomi dan Bisnis dan Universitas Indonesia Eugenia Mardanugraha menilai, jika pemerintah bersikeras memberlakukan cukai untuk kemasan minuman, maka diperkirakan akan ada penurunan konsumsi minuman.

Pasalnya, harga minuman pasti akan lebih mahal dan ini akan dibebankan konsumen. Imbasnya, konsumen akan berpikir dua kali untuk membeli air minum kemasan, karena harganya akan lebih mahal dari biasanya meskipun kenaikannya diperkirakan tak akan banyak.

"Misalnya, air mineral dalam bentuk gelas yang tadinya Rp500 akan naik Rp1.000. Kenaikan tersebut akan membuat terjadinya selisih harga yang akan ditanggung konsumen sebesar Rp23,55%," kata dia di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Hal ini akan berdampak pada demand di air mineral atau air minum kemasan. Karena, bila terjadi kenaikan harga, maka akan terjadi penurunan permintaan.

Meski demikian, persentase penurunan konsumsi minuman paling besar dialami air dalam botol. Hal ini karena kemasannya akan lebih mahal namun dari segi isi airnya murah. Hal ini akan mengakibatkan perusahaan industri air minum akan merugi besar.

"Mereka akan rugi kira-kira sebesar Rp10,2 triliun. Kalau industri rugi Rp10,2 triliun, maka pemerintah akan kehilang PPN dan PPh badan sebesar Rp2,44 triliun," ujarnya.

Atas dasar itu, lanjut dia, pemerintah harus mengkaji ulang mengenai pengenaan cukai ini. Lantaran akan membawa dampak beragam baik dari segi industri dan konsumen.

"Jadi, jangan sampai pengenaan cukai ini malah merugikan banyak pihak, baik untuk industrinya maupun untuk konsumen," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap, Cukai Minuman...
Siap-siap, Cukai Minuman Berpemanis Berlaku di Semester II-2025
Tarif Cukai Minuman...
Tarif Cukai Minuman Beralkohol Ikutan Naik di 2024, Intip Besarannya
Cukai Minuman Berpemanis...
Cukai Minuman Berpemanis Batal Berlaku di 2025, Potensi Kehilangan Penerimaan Rp3,8 T
Bea Cukai Ekspos Hasil...
Bea Cukai Ekspos Hasil Penindakan di Kalimantan Barat
Purbaya Batal Terapkan...
Purbaya Batal Terapkan Cukai Minuman Berpemanis di 2026, Ini Alasannya
Bea Cukai Lampung Gerebek...
Bea Cukai Lampung Gerebek Pabrik Minuman Keras Ilegal
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
5 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
47 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved