Cegah Lonjakan Harga, Mendag Buka Impor sejak Awal Tahun

Kamis, 07 Juli 2016 - 18:17 WIB
Cegah Lonjakan Harga,...
Cegah Lonjakan Harga, Mendag Buka Impor sejak Awal Tahun
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong berpikir ke depannya akan mengeluarkan izin importasi sejak awal tahun untuk jangka waktu satu tahun. Ini sebagai langkah antisipatif pemerintah agar tidak terburu-buru dalam bertindak saat terjadi lonjakan harga pangan.

Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan bahwa pemerintah perlu menyusun langkah antisipatif agar gejolak harga pangan tidak terjadi lagi di tahun-tahun mendatang. Karena itu, pemerintah perlu memulai perencanaan dan pelaksanaan jauh-jauh hari. "Kita harus antisipatif ke depan. Mulai perencanaan dan pelaksanan jauh hari," katanya belum lama ini.

Menurutnya, setelah persiapan Lebaran telah selesai maka pemerintah harus segera bersiap untuk menghadapi momen selanjutnya yaitu Hari Raya Idul Adha dan libur puncak akhir tahun. Apalagi, saat Idul Adha permintaan terhadap komoditas hewani seperti sapi, kambing, dan kerbau akan jauh lebih tinggi. "Begitu Lebaran selesai harus siap-siap Idul Adha dan libur puncak akhir tahun. Kita harus disiplin," imbuh dia.

Karena itu, Lembong berpikir untuk mengeluarkan sekaligus izin impor untuk jangka satu tahun di awal tahun. Sehingga diharapka tidak akan menimbulkan gejolak harga di kemudian hari.

"Sehingga tidak menimbulkan kekakuan antar kuartal. Persis seperti Pak Presiden bilang, ini perencanaan harus jauh hari," tuturnya.

Kendati demikian, dia mengaku tidak bisa memutuskan persoalan ini sendiri. Dirinya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan kementerian dan seluruh pemangku kepentingan terkait sebelum memutuskan mengenai hal tersebut.

"Kita perlu rakor di Menko Ekonomi yang melibatkan semua kalangan. Saya enggak bisa jalan sendiri. Saya musti minta masukan kementerian terkait. Tapi, arahan Presiden supaya ini jangan terjadi lagi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
10 menit yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
2 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
4 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
6 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
7 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
9 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved