Indeks S&P dan Dow Jones Catat Rekor Tertinggi

Rabu, 13 Juli 2016 - 07:57 WIB
Indeks S&P dan Dow Jones...
Indeks S&P dan Dow Jones Catat Rekor Tertinggi
A A A
NEW YORK - Indeks S&P 500 dan Don Jones kemarin ditutup ke rekor tertinggi setelah harga minyak dunia rebound tajam mendorong saham energi. Sedangkan Nasdaq berbalik positif untuk tahun ini.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/7/2016) Indeks Dow Jones Industrial Average naik 120,74 poin atau 0,66% ke level 18.347,67, Indeks S&P 500 naik 14,98 poin atau 0,7% ke level 2.152,14 dan Nasdaq Composite naik 34,18 poin atau 0,69% ke level 5.022,82.

Sektor siklis seperti teknologi, material dan energi mencatat kenaikan terbesar pada S&P, yang didukung oleh pandangan bahwa ekonomi AS, meskipun pada awal tahun ini mengalami perlamnbatan, namun berada pada pijakan yang kokoh.

Siklus waktu yang terlihat memimpin dalam saham untuk sisa tahun ini setelah utilitas, telekomunikasi dan konsumen memimpin pada babak pertama. "Kami percaya pendapatan di AS dan pertumbuhan PDB terendah pada kuartal pertama. Jika itu terjadi, saham harus melanjutkan setidaknya gain 5% tahun ini," kata Paul Zemsky, kepala investasi di Voya Investment Management di New York.

Laba dari perusahaan di Indeks S&P 500 diperkirakan jatuh 5% pada kuartal kedua, yang sesuai dengan penurunan dalam tiga bulan pertama tahun ini, namun sejumlah keuntungan akan meninggalkan kuartal pertama sebagai bagian bawah laba yang kontraksi.

Indeks S&P ditambahkan ke rekor tertinggi kemarin dan Dow Jones juga mendapat penutupan tertinggi baru. Nasdaq ditutup pada tertinggi sejak akhir Desember.

Sektor energi menjadi yang terbaik dengan kenaikan 2,25% hampir mendekati kenaikan harga minyak sebesar 5%. Kenaikan ini juga adanya harapan bahwa bank sentral di negara paling maju akan terus mempertahankan suku bunga pada tingkat bawah jika tidak negatif di masa mendatang.

Dalam perkembangan seperti terbaru, penilaian inflasi suram dari pemerintah Jepang dipandang sebagai tambahan tekanan pada Bank of Japan untuk memperluas stimulus bulan ini karena perjuangan untuk menangkis risiko deflasi. "Kebijakan terjebak jika tidak di depan realitas ekonomi," kata Voya ini Zemsky.

Saham United Continental melonjak 8,8% setelah mengatakan bahwa pendapatan kuartalan akan turun kurang dari yang diharapkan. Prospek juga mendorong maskapai lainnya dan indeks industri naik 4,6%.

Saham Seagate melonjak 21,8% menjadi USD29,35 pada hasil awal yang kuat, dan saham Western Digital naik 4,8% menjadi USD51,84.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
23 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
57 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved