Ini Cara Memperkuat Nilai Tukar Rupiah

Rabu, 20 Juli 2016 - 19:58 WIB
Ini Cara Memperkuat...
Ini Cara Memperkuat Nilai Tukar Rupiah
A A A
JAKARTA - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menerangkan jika ada upaya dari pemerintah untuk memasukkan hasil-hasil ekspor ke dalam negeri, diyakini bisa menguatkan struktur nilai tukar Indonesia. Namun sampai sekarang kenyataannya belum berhasil.

Direktur Eksekutif Center of Reform in Economics (CORE) Hendri Saparini mengatakan saat ini Indonesia menerapkan floating rate dan rupiah tergantung pasar. Sementara value Indonesia terhadap perdagangan dolar Amerika Serikat (USD) itu sebenarnya tidak besar sehingga apa yang ada di luar itu sangat berdampak pada Indonesia, terutama untuk negara-negara mitra dagang Indonesia.

"Jadi kekuatan nilai tukar kita bukan disupport oleh ekspor atau investasi. Jadi direct investasi dan hasil ekspor itu bukan menjadi basis nilai tukar kita, jadi nilai tukar kita ditentukan oleh transaksi," ucap dia di Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Sementara terkait kudeta gagal di Turki menurutnya tidak akan mempengaruhi kondisi nilai tukar rupiah. Bahkan jika kalaupun ada, sifatnya hanya hanya shock term kecuali jika tersebut memengaruhi ekonomi global. Pasti Indonesia akan terkena dampaknya juga karena mitra dagangnya ikut terkena imbas kudeta Turki.

"Enggak, itu shock term, jadi hanya ada gejolak yang jangka pendek saja sifatnya karena ini di sektor keuangan kalau di global mengalami perubahan ya ekonomi kita pasti akan berubah juga," lanjutnya

Dia menambahkan di sini pemerintah harus mengambil peluang dan melakukan kebijakan yang lebih mengena. "Paling penting kenapa kita tidak mampu mengambil peluang tadi. Kalau sekarang ada kudeta berarti ada kekhawatiran, politik tidak akan stabil. Nah kita ambil peluang tadi sehingga orang kemudian masuknya ke Indonesia, kan itu yang tidak kita ambil, padahal itu peluang," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
30 menit yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
41 menit yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
1 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
2 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved