Ada Tax Amnesty, Menkeu Ingin Perbankan Indonesia Lompati Singapura

Selasa, 26 Juli 2016 - 20:22 WIB
Ada Tax Amnesty, Menkeu...
Ada Tax Amnesty, Menkeu Ingin Perbankan Indonesia Lompati Singapura
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menginginkan perbankan Indonesia bisa melompati Singapura dengan adanya kebijakan tax amnesty. Sehingga, juga siap dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Bambang menjelaskan, dana repatriasi dari kebijakan tax amnesty bisa diperuntukan bagi kegiatan perbankan seperti likuiditas meningkat. Dengan naiknya Dana Pihak Ketiga (DPK) maka potensi penyaluran kredit bisa naik.

"Tax amnesty bukan hanya buat bank bergerak maju tapi lompat karena Singapura juga jalan terus," ujarnya di kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Selain itu, lanjut dia, Bank Indonesia (BI) juga memiliki tugas dalam menjaga nilai tukar rupiah. Tujuannya agar nilai ekspor masih bisa terjaga dari rupiah yang kemungkinan bisa terlalu menguat dengan adanya tax amnesty.

"BI jaga kompetitif rupiah dalam rangka ekspor agar bergerak positif. Tax amnesty berhasil, banyak repatriasi dan repatriasi berikan manfaat di sektor keuangan dan riil yang buat ekonomi maju," sambungnya. (Baca: Peranan Anggota Bursa dan Emiten Penting Sukseskan Tax Amnesty)

Menurutnya, perbankan Indonesia masih terbilang hebat tapi hanya khusus di dalam negeri. Jika sudah masuk ke Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan bersaing dengan bank asing dikhawatirkan akan tergilas jika tidak ada kebijakan tax amnesty.

"Kita kira sekuritas kita hebat, bank kita hebat tapi itu baru jagoan kandang. Dibawa ke ASEAN kalah sama Singapura, Thailand, Malaysia, kalau sektor keuangan kita masih ketinggalan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
15 menit yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
3 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
12 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
12 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
12 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved