Ini Alasan Sri Mulyani Terima Ajakan Jokowi

Rabu, 27 Juli 2016 - 21:23 WIB
Ini Alasan Sri Mulyani...
Ini Alasan Sri Mulyani Terima Ajakan Jokowi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dia memiliki alasan khusus kenapa mau kembali bertugas menjadi menteri keuangan, menerima tawaran dari Presiden Jokowi. Menurutnya, ada tugas besar yang menantinya dan membutuhkan seluruh pengalamannya.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung, 53 tahun lalu itu menambahkan, tugas di kementerian keuangan sangat penting lantaran kementerian tersebut termasuk pos yang vital dalam kabinet.

"Kenapa saya kembali karena ini adalah kepercayaan sekaligus penghormatan bagi saya pribadi. Saya mau mengerahkan apa yang saya punya, menjalankan tugas, membaktikan semua yang saya miliki demi perbaikan di Kemenkeu dari sisi pengelolaan fiskal yang tujuannya untuk menunjang pertumbuhan ekonomi," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Sri mengatakan, prioritas utama dia saat ini yakni melakukan koordinasi di dalam keseluruhan APBN dari sisi perencanaan dan penganggaran dengan 10 Kementerian dan Lembaga Negara (K/L).

"Ini untuk meyakinkan semuanya bahwa APBN harus jadi instrumen untuk stimulasi ekonomi sekaligus perbaiki pondasi perekonomian Indonesia," kata dia. (Baca: Enam Tahun Tinggalkan Indonesia, Sri Mulyani Siap Belajar Lagi)

APBN, kata dia, harus dibuat sinkron dan harmonis juga oleh K/L dengan tujuan instrumen fiskal yakni pengentasan kemiskinan, mendorong pertumbuan ekonomi, meningkatkan pemerataan serta mengurangi kesenjangan.

"Yang lebih penting adalah sinkronisasi dengan kebijakan moneter, karena fiskal itu tidak bisa berdiri sendiri tapi bagian awal bagi kebijakan ekonomi umumnya dan kebijakan Pemerintah. Dan dalam waktu singkat akan saya lihat apa yang sudah dirancang Pak Bambang," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan...
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,45%
Kemenkeu Patok Pertumbuhan...
Kemenkeu Patok Pertumbuhan Ekonomi 2021 di Kisaran 4,5-5,5%
Sri Mulyani Pede Pertumbuhan...
Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2020 Capai 4,5%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Diperkirakan Sekitar 5%
Sri Mulyani Proyeksi...
Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,5% di Kuartal I/2020
Sri Mulyani Bersiap...
Sri Mulyani Bersiap Hadapi Kejatuhan Ekonomi RI di Kuartal II/2020
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
22 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
28 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
43 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
45 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
49 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
49 menit yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved