Sri Mulyani Kirim Sinyal Babat Anggaran Perjalanan Dinas K/L

Kamis, 04 Agustus 2016 - 17:50 WIB
Sri Mulyani Kirim Sinyal...
Sri Mulyani Kirim Sinyal Babat Anggaran Perjalanan Dinas K/L
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, langkah pemotongan anggaran kementerian dan lembaga (K/L) masih dalam tahap pembahasan. Dia belum mau menyebut pos kementerian mana saja yang akan dipangkas.

Sri Mulyani mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah melihat banyak sekali ruang untuk efisiensi dalam hal pemotongan anggaran, apakah itu biaya perjalanan dinas K/L atau berkaitan dengan dana operasional yang bukan prioritas.

(Baca: Sri Mulyani: Target Pajak Tahun Ini Akan Meleset Rp219 Triliun)

Dia menyebutkan pihaknya tidak akan memotong anggaran infrastruktur yang telah dikontrak. Adapun keputusan pemotongan anggaran di pos-pos tersebut akan dibawa untuk dibahas di APBN-P 2016.

"Intinya begini, pemotongannya tidak memotong infrastruktur. Kalau untuk yang sudah diteken kontraknya, itu tidak akan diganggu gugat, kecuali untuk yang belum taken. Itu akan dilihat," jelas Sri Mulyani di Jakarta Convention Center (JCC), usai closing World Islamic Economic Forum (WIEF), Kamis (4/8/2016).

"Kalau yang disebutkan itu kan tidak ada teken kontrak. Intinya yang berkaitan dengan infrastruktur lah kita pertahankan," katanya.

(Baca: Target Pajak Meleset, Sri Mulyani Pangkas Anggaran Rp133,8 Triliun)

Dia menyebutkan defisit anggaran negara akan tetap dijaga agar tidak tembus hingga 3%. Saat ini, pihaknya melihat ada ruang defisit yang masih bisa dijaga dengan baik.

"Dengan penyesuaian ini kita harapkan defisit tidak akan meningkat. Tidak tembus hingga 3%. Kita masih melihat ruang masih bisa dijaga dalam koridor defisit semoga tidak akan liar," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Alasan Kementerian PUPR Dapat Anggaran Paling Jumbo
Buat Bayar Vaksin, Sri...
Buat Bayar Vaksin, Sri Mulyani Potong Anggaran Kementerian
Datang ke DPR, Sri Mulyani...
Datang ke DPR, Sri Mulyani Minta Anggaran Rp44 Triliun
Sri Mulyani Blokir Anggaran...
Sri Mulyani Blokir Anggaran Kementerian dan Lembaga Rp50,2 Triliun, Ini Penjelasan Kemenkeu
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Berita Terkini
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
49 menit yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
1 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
5 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved