Disindir Jokowi, Ahok Justru Gurui Menkeu Soal APBD 2017

Kamis, 04 Agustus 2016 - 18:56 WIB
Disindir Jokowi, Ahok...
Disindir Jokowi, Ahok Justru Gurui Menkeu Soal APBD 2017
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mengatur ulang arus kas ke daerah, khususnya untuk DKI Jakarta. Dia meminta agar kas untuk DKI Jakarta tidak ditransfer pada awal tahun.

Hal ini menanggapi sindiran Presiden Jokowi yang menyatakan serapan anggaran APBD DKI Jakarta masih minim. Sebanyak Rp13,9 triliun kas DKI masih mengendap di bank dan belum berputar di masyarakat.

Ahok mengatakan, rendahnya serapan anggaran Jakarta terjadi lantaran proyek yang dikerjakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak dibayar langsung di muka. Proyek tersebut baru dibayar jika sudah selesai dikerjakan.

"Itu ada uang yang belum kami keluarkan karena memang proyek kan kalau belum jadi ya belum dibayar. Tapi secara cash flow bagi hasil dari perusahaan, selalu bayarnya di ujung. Duit kami masuk, bayar pajaknya juga bertahap," katanya di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Baca: Disindir Jokowi Soal Serapan APBD, Ahok Berkelit

Karena itu, Ahok meminta agar Sri Mulyani tidak menyuntik kas DKI di awal tahun. Sebaliknya, dana tersebut dikirim pada April setiap tahunnya sehingga bisa digunakan untuk kas di daerah lain. Dengan mekanisme ini, Ahok yakin juga akan lebih mempermudah menteri keuangan dalam mengatur keuangan di masing-masing daerah.

"Supaya APBN kita, pajak kita enggak langsung masuk. Supaya arus kas menteri keuangannya enak diatur. DKI mungkin enggak usah disetor duluan," imbuh dia.

Terlepas dari hal tersebut, Ahok memastikan bahwa serapan anggaran DKI Jakarta jauh lebih baik dari periode sebelumnya. Bahkan, hingga akhir tahun serapan anggaran bisa mencapai 90%. Pria asal Belitung Timur ini menyebut Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan Anggaran (Silpa) daerahnya kini semakin kecil.

"Silpa kami makin kecil sekarang, serapan anggaran juga makin besar sekitar 70%-an. Saya kira sampai akhir tahun sampai 90%. DKI makin baik," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi DKI Jakarta...
Ekonomi DKI Jakarta Kurang Bertenaga di Akhir 2023, Kemenkeu Beberkan Datanya
Menkeu Klaim Sudah Bayar...
Menkeu Klaim Sudah Bayar Separuh DBH DKI Jakarta Tahun 2019
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan...
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,45%
Belanja APBD 2020 Tembus...
Belanja APBD 2020 Tembus Rp1.088,7 Triliun, Ini Rinciannya
Akibat Covid-19, Kemenkeu...
Akibat Covid-19, Kemenkeu Tunda Penyaluran DAU Sejumlah Daerah
Lapor Bu Sri Mulyani,...
Lapor Bu Sri Mulyani, Duit Pinjaman Daerah Dipakai Pejabat Buat Beli Mobil
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
6 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
6 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
7 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
7 jam yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
7 jam yang lalu
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
7 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved