Pengusaha Ngarep Sri Mulyani Tak Pangkas Anggaran Infrastruktur

Sabtu, 06 Agustus 2016 - 18:27 WIB
Pengusaha Ngarep Sri...
Pengusaha Ngarep Sri Mulyani Tak Pangkas Anggaran Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tidak memangkas lagi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun depan.

Pasalnya, Kementerian PUPR perlu ditunjang anggaran operasional yang cukup untuk menunjang upaya kementerian ini dalam membangun infrastruktur dan perumahan untuk rakyat.

"Gapensi usul agar kinerja dan operasional Kementerian PUPR tidak terganggu untuk menyediakan infrastruktur dan rumah rakyat, anggarannya jangan dipangkas lagi," ujar Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP Gapensi) Andi Rukman Karumpa dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (6/8/2016).

Andi mengatakan, pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat merupakan sektor prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Dalam dua tahun terakhir, pemerintah pusat telah sukses mengeksekusi berbagai proyek-proyek infrastruktur.

Tak hanya itu, Kementerian PUPR juga termasuk kementerian yang berkinerja baik. Sejumlah pencapaian membuat perekonomian Indonesia mulai bangkit dengan pertumbuhan yang mulai atraktif pada kuartal II/2016. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,18% year on year (yoy) di kuartal II/2016 dan secara kuartalan (quarter to quarter) ekonomi tumbuh 4,02%.

Gapensi melihat, salah satu kontributor pertumbuhan tersebut adalah mulai bergeraknya sektor infrastruktur dan konstruksi. "Kami melihat ada banyak terobosan dilakukan pemerintah di sektor ini, sehingga ekonomi bisa mengejutkan tumbuh 5,18%," kata dia.

Sebab, Gapensi berharap pemerintah menjaga momentum ini dengan tidak lagi memangkas anggaran Kementerian PUPR ke depan. Sebagaimana diketahui, pemerintah dalam RAPBN-P 2016 melakukan penghematan sekitar Rp50,6 triliun. "Dari jumlah tersebut, Kementerian PUPR terkena pemotongan anggaran Rp8,4 triliun," ucapnya.

Total anggaran Kementerian PUPR tahun ini Rp104,081 triliun. Hingga 7 April 2016, penyerapan anggaran mencapai 9,42%, meleset dari target yang sebesar 12%. Penyerapan anggaran terbesar ada di Direktorat Jenderal Bina Marga yang melaksanakan proyek pembangunan jalan dan jembatan sebesar 11,54%.

Selanjutnya, Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan 9,40%, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) 9,20%, dan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan 8,45% dan lainnya masih di bawah 6%.

Dari pagu anggaran Rp104,081 triliun 78,05% atau Rp81,24 triliun dialokasikan untuk belanja modal, 19,68% atau Rp20,47 triliun, untuk belanja barang dan sisanya untuk belanja pegawai.

Kebutuhan mendesak TA 2016 yang diprioritaskan untuk mendukung prioritas nasional, antara lain pembangunan waduk dan bendungan, pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua, pembangunan rumah khusus di Papua dan Papua Barat, penanganan infrastruktur di Provinsi Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Anggaran...
Sri Mulyani: Anggaran Terbesar Bukan Infrastruktur tapi Pendidikan
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Butuh Duit Rp10.000 Triliun, Negara hanya Sanggup 40%
Buat Bayar Vaksin, Sri...
Buat Bayar Vaksin, Sri Mulyani Potong Anggaran Kementerian
Komisi XI DPR dan Menkeu...
Komisi XI DPR dan Menkeu Bahas Strategi Efisiensi Anggaran 2025
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Alasan Kementerian PUPR Dapat Anggaran Paling Jumbo
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
1 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
2 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
4 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
8 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
16 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
17 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved