Jokowi Ingin Turunkan PPh Badan, RI Diminta Waspadai Singapura

Kamis, 11 Agustus 2016 - 20:01 WIB
Jokowi Ingin Turunkan...
Jokowi Ingin Turunkan PPh Badan, RI Diminta Waspadai Singapura
A A A
JAKARTA - Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan pemerintah tidak akan berhenti pada Undang-undang (UU) Amnesti Pajak, tapi juga meminta agar tarif pajak penghasilan (PPh) Badan diturunkan dari 25% ke kisaran 17%. Menurut Pengamat Perpajakan Darussalam pemerintah diminta hati-hati dengan respons Singapura.

(Baca Juga: Wajib Pajak Masih Wait and See Bikin Tax Amnesty Minim Peminat)

Dia mengungkapkan, saat ini Singapura menjadi negara yang paling rendah dalam hal pungutan pajak. Jika pemerintah menurunkan PPh Badan, maka Negeri Singa Putih -julukan Singapura- menurutnya tidak akan tinggal diam dan bisa jadi akan kembali menurunkan PPh Badan di negaranya.

"‎Sementara di regional ASEAN ini kan yang paling rendah Singapura 17%. Kita mau samain dengan Singapura. Ada jaminan nggak Singapura tetap di 17%, kan nggak. Singapura sebagai salah satu negara favorit untuk melakukan skema aggressive tax planning," katanya di Jakarta, Kamis (11/8/2016).

(Baca Juga: Sri Mulyani Kampanyekan Amnesti Pajak di Singapura)

Menurutnya, pemangkasan pajak sejatinya bukan indikator terakhir untuk menarik investasi. Sebab, investor juga akan melihat kondisi ekonomi dan hukum di negara tersebut.

Darussalam menilai, masih ada cara lain ‎untuk menarik investasi agar aliran dana yang masuk dari tax amnesty tidak keluar lagi setelah tiga tahun. Oleh karena itu, pemerintah pun harus berpikir panjang dalam memutuskan kebijakan tersebut.

‎"Jadi kita harus hati-hati. Menurut saya penurunan tarif dalam konteks melanjutkan tax amnesty supaya setelah tiga tahun tidak capital outflow lagi saya pikir masih banyak instrumen lain seperti yang tadi disebutkan OJK. Ada produk yang lebih beragam, sistem investasi, kepastian hukum, kita jangan bicara langsung pajaknya yang ditembak," jelas dia.

(Baca Juga: Terungkap, RI Pernah Dua Kali Gagal Terapkan Tax Amnesty)

Lanjut dia jika memang pemerintah tetap bersikeras ingin menurunkan tarif PPh badan‎ maka sebaiknya dilakukan secara bertahap. "Kalaupun mau turun, kita bertahap, smart lah. Ya 20% masih mungkin. Jangan sampai 17% lah karena negara-negara memang kecenderung Internasional untuk menurunkan tarif. Cuma seberapanya itu yang jadi persoalan," pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini tarif PPh Badan di Indonesia masih sebesar 25%. Presiden Jokowi meminta agar tarifnya dapat diturunkan menjadi 17% menyusul penerapan program pengampunan pajak. ‎Hal ini agar aliran dana yang masuk dari program tersebut tidak kembali keluar setelah tiga tahun ketetapan tax amnesty.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
3 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
4 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
4 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
5 jam yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
5 jam yang lalu
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Cara Turunkan Berat...
Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Hilangkan Perut Buncit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved