Produksi Sawit Anjlok 50% di Sumsel

Jum'at, 12 Agustus 2016 - 00:12 WIB
Produksi Sawit Anjlok...
Produksi Sawit Anjlok 50% di Sumsel
A A A
PALEMBANG - Produksi kelapa sawit Sumatera Selatan (Sumsel) tercatat mengalami penurunan mencapai 50% terimbas musim kering yang panjang tahun lalu. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumsel Sumarjono menerangkan, kondisi tersebut berimbas kepada seluruh sektor kebun sawit.

Dia menambahkan yang terkena dampaknya tidak hanya perusahaan, namun perkebunan milik perseorangan (swadaya) dan plasme juga mengalami penurunan produksi. “Imbas ini sudah diprediksikan sebelumnya. Kekeringan di Sumsel membuat produksi sawit tidak akan optimal, seperti halnya tidak mengalami kekeringan,” ujarnya.

Lanjut dia penurunan produksi sawit juga berimbas pada produksi CPU di Sumsel. Jika produksi sawit pada kondisi normal mencapai 2 ton/hektar, namun sebagian besar rata-rata produksi awal tahun lalu menjadi 1 ton/hektar. “Penurunan produksi sawit membuat produksi CPU juga turun, termasuk hasil olahan sawit lainnya,”sambung dia

Penurunan produksi sawit, menurutnya lebih berpengaruh pada petani (swadaya). Karena kata dia, biaya produksi yang dikeluarkan petani memang cendrung tergantung dari hasil produksi kebun. Sementara bagi perusahaan, penurunan produksi disiasati dengan upaya manajemen perusahaan.

”Jelas, petani lebih rugi. Perusahaan nampaknya, juga tidak bisa berbuat banyak. Ini faktor alam,” jelasnya

Kekeringan tahun lalu, diterangkan membuat tandan buah sawit menjadi tidak berkembang. Bunga-bungan buah sawit menjadi tidak tumbuh menjadi tandan buah segar (TBS). Selain itu, kekeringan juga membuat tanaman menjadi kering dan akhirnya tidak menghasilkan bunga yang bermetamorfosis menjadi tandan sawit.

“Kekeringan membuat sawit tidak berkembang dan tidak berbuah,” sambung Sumarjono.

Di sisi lain, dia mengatakan penurunan produksi sawit di awal tahun ini juga berimbas pada target produksi. Sebelumnya, Gapki mengharapkan terjadinya peningkatan produksi mencapai 2,6 ton/hektar namun karena kekeringan mengalami penurunan target hingga 2,4 ton/hektar.

Hal yang sama diungkapkan Kadis Perkebunan Sumsel, Fachurorozi. Ia mengatakan produksi sawit di Sumsel memang terpengaruh dari iklim kering tahun lalu. Akibatnya, juga berimbas pada pendapatan. “Baik plasma, dan perusahaan juga mengalami penurunan produksi. Sawit menjadi tidak berbuah, dan akhirnya pendapatan menurun,” ungkapnya.

Namun tahun ini, Pemprov lebih optimis penurunan produksi lebih bisa diatasi oleh petani dan perusahaan. Pemerintah juga menyediakan solusi reflenting pada kebun-kebun yang rusak akibat kekeringan. “Jelas berpengaruh pada CPU, tapi kan sudah ada program kementrian untuk kebun sawit,” papar dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perusahaan Pengendali...
Perusahaan Pengendali Hama Tanaman Sawit Unjuk Gigi di Ajang IPOC 2023
Kabar Gembira bagi Pemilik...
Kabar Gembira bagi Pemilik Kebun Sawit, Harga CPO Tinggi hingga Pertengahan Tahun Depan
Isu Pengusaha-Buruh...
Isu Pengusaha-Buruh Jadi PR Besar di Industri Sawit
Cegah Karhutla, Menteri...
Cegah Karhutla, Menteri KLH Minta Pengusaha Kelapa Sawit Koordinasi dengan Gapki
Gapki Proyeksikan Ekspor...
Gapki Proyeksikan Ekspor Sawit Tahun Ini Capai Rp400 Triliun
Pemerintah Dorong Sertifikasi...
Pemerintah Dorong Sertifikasi ISPO Hulu-Hilir untuk Keberlanjutan Kelapa Sawit
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved