Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Wall Street

Jum'at, 19 Agustus 2016 - 07:57 WIB
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Wall Street
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin atau Jumat pagi WIB ditutup naik tipis terdorong kenaikan harga minyak brent yang menembus di atas USD50/barel. Kenaikan harga minyak telah mendorong sektor saham energi.

(Baca: Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Tembus USD50/Brel)

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/8/2016), Indeks Dow Jones industrial average naik 23,76 poin atau 0,13% ke level 18.597,7, Indeks S&P 500 juga naik 4,8 poin atau 0,22% ke level 2.187,02 dan Nasdaq Composite bertambah 11,49 poin atau 0,22% ke level 5.240,15.

Indeks energi SPNY melonjak 1,8% setelah harga minyak mentah Brent mencapai USD50 per barel untuk pertama kalinya dalam enam pekan setelah produsen minyak utama siap untuk membahas kemungkinan terjadinya pembekuan produksi.

Keuntungan akhir sesi mendorong indeks dari wilayah datar di mana mereka telah diperdagangkan untuk banyak sesi, dengan indeks S&P 500 hanya naik 0,1% untuk pekan ini.

"Dengan komoditas rebound dan ekonomi tersisa mengejutkan, dengan Fed hanya sedikit berbicara tentang kenaikan suku bunga, yang bisa membuat jeda. Di sisi lain, itu merupakan tahun yang baik, terutama untuk investor," kata Bryant Evans, penasihat investasi dan manajer portofolio di Cozad Asset Management, di Champaign, Illinois.

Data pada Kamis menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun lebih dari yang diperkirakan pekan lalu.

Investor mengharapkan lebih atas wawasan tentang prospek tingkat pada pertemuan tahunan para bankir bank sentral dari seluruh dunia di Jackson Hole, Wyoming, pekan depan. Di antara saham yang turun hari ini, indeks telekomunikasi .SPLRCL turun 0,8%, memimpin kerugian sektor.

Saham Cisco (CSCO.O) turun 0,8% menjadi USD30,48 setelah perusahaan penyedia peralatan jaringan ini mengatakan akan memotong 5.500 karyawan dan memberikan perkiraan yang mengecewakan. Saham NetApp (NTAP.O) melonjak 17,4% menjadi USD33,88 setelah hasil kuartalan mengalahkan ekspektasi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
3 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
5 jam yang lalu
Menuju Debat Ketiga,...
Menuju Debat Ketiga, Hashtag SjafrieSAfiekalla Menggema di X
6 jam yang lalu
Paxel Sediakan Lounge...
Paxel Sediakan Lounge Logistik untuk Jastip di PRJ 2026
8 jam yang lalu
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
8 jam yang lalu
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
10 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved