Data Peserta Tax Amnesty Dijamin Tak Bocor Selama RI Merdeka

Jum'at, 19 Agustus 2016 - 18:15 WIB
Data Peserta Tax Amnesty...
Data Peserta Tax Amnesty Dijamin Tak Bocor Selama RI Merdeka
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah berulang kali menyatakan bahwa data para peserta program pengampunan pajak atau tax amnesty akan dijamin kerahasiaannya. Bahkan, data tersebut tidak bisa dijadikan bahan penyelidikan ataupun penyidikan tindak pidana.

(Baca Juga: Bocorkan Data Peserta Tax Amnesty, Jokowi Ancam Bakal Penjarakan)

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kemenkeu Ken Dwijugeasteady mengungkapkan, pihaknya juga telah melakukan sejumlah upaya untuk lebih memperlihatkan komitmen pemerintah akan kerahasiaan data tersebut. Salah satunya, desk informasi mengenai tax amnesty yang ada di Kantor Ditjen Pajak diberikan ruang khusus per orangnya agar tidak ada seorangpun yang mengetahui pembicaraan antara calon peserta dengan petugas pajak.

"Soal kerahasiaannya, saya jamin. Kalau ke Kantor Pajak mau ikut tax amnesty itu ada ruangan khusus dan dikunci pintunya. Jadi orang tidak dengar," katanya di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (19/8/2016).

(Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Data Peserta Tax Amnesty Tak Akan Diperiksa)

Tak hanya it, sambung dia, surat pernyataan peserta tax amnesty pun juga disertakan barcode seperti halnya ATM ataupun kartu kredit. Sehingga, orang lain tidak akan mengetahui data-data tersebut, karena baru terbuka jika telah masuk dalam sistem yang ada di Ditjen Pajak Kemenkeu.

"Tanda terimanya juga pakai barcode. Kalau hilang juga tidak kelihatan siapa yang punya. Jadi yakinkan bahwa data Anda terjamin. Selama Indonesia Merdeka tidak akan pernah ada SPT bocor. SPT tidak pernah bocor," tandasnya.

(Baca Juga: Dirjen Pajak Waswas Peminat Tax Amnesty Masih Minim)
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Mahfud MD: Hacker Bjorka...
Mahfud MD: Hacker Bjorka Tak Miliki Keahlian Bobol Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved