Industri Rokok Diramal CITA Mati Total Imbas Kenaikan Harga

Senin, 22 Agustus 2016 - 12:20 WIB
Industri Rokok Diramal...
Industri Rokok Diramal CITA Mati Total Imbas Kenaikan Harga
A A A
JAKARTA - Rencana kenaikan harga rokok menjadi Rp50.000 per bungkus, menurut Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo dikhawatirkan akan membuat industri rokok Indonesia akan mati total. Dampak lain menurutnya bakal ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara besar-besaran.

"Ini persoalannya ke substitusi penyerapan tenaga kerja di industri rokok yang akan terganggu. Saya yakin 100%, industri rokok kita akan mati kalau itu dinaikkan (harganya)," kata dia kepada Sindonews di Jakarta, Senin (22/8/2016).

(Baca Juga: CITA Tak Yakin Pemerintah Naikkan Harga Rokok Bulan Depan)

Dia memastikan dampak dari kenaikan harga rokok tersebut, akan lebih banyak negatifnya ketimbang dampak positifnya. Terlebih lagi, alih fungsi pertanian dari tanaman tembakau ke tanaman yang lainnya itu membutuhkan waktu.

"Dampak negatifnya akan lebih banyak. Industrinya bakalan kolaps dan yang dirugikan tenaga kerja. Selain itu, alih fungsi dari tanaman tembakau itu butuh waktu, mau makan apa petani kita," sambungnya.

(Baca Juga: Sampoerna Bantah Harga Rokok Naik Rp50.000/Bungkus)

Lanjut dia menerangkan bahwa industri rokok merupakan salah satu penyerap tenaga kerja yang sangat besar. Pasalnya, rantai usaha rokok dari hulu ke hilir sangat panjang dengan melibatkan lebih dari 6 juta orang.

"Kalau ini tidak dipikirin, pemerintah malah membuat perekonomian kita menjadi mengkerut. Nyatanya sekarang kita berjuang mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi malah seperti ini," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Rokok Murah Makin Marak,...
Rokok Murah Makin Marak, Ini Biang Keladinya
Keki Cukai Rokok Naik,...
Keki Cukai Rokok Naik, KNPK: Sekalian Saja Ilegalkan
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
13 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Uranium Rusia,...
Tanpa Uranium Rusia, Industri Nuklir AS Bisa Gagal Total
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved