DPR Akan Panggil Kemenkeu Isu Kenaikan Harga Rokok

Senin, 22 Agustus 2016 - 15:30 WIB
DPR Akan Panggil Kemenkeu...
DPR Akan Panggil Kemenkeu Isu Kenaikan Harga Rokok
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR RI Ahmadi Noor Supit mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait permasalahan isu kenaikan harga rokok yang beredar di masyarakat hingga Rp50.000/bungkus.

(Baca: Sampoerna Bantah Harga Rokok Naik Rp50.000/Bungkus)

Menurut dia, adanya kenaikan tersebut sudah menjadi rencana Kemenkeu, dalam hal ini Bea dan Cukai. Namun, hingga saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut.

Ahmadi mengaku belum membaca lagi dalam RAPBN 2017 kenaikan tersebut sudah masuk rencana penerimaan atau tidak. Pasanya, jika hal itu dicantumkan, pastinya pemerintah akan mengajukan terlebih dahulu ke DPR.

(Baca:Sri Mulyani: Pemerintah Belum Kaji Kenaikan Harga Rokok)

"Biasanya kita rutin memanggil pemerintah ya. Tapi dalam waktu dekat kami memang akan panggil Kementerian Keuangan dan akan mempertanyakan soal kenaikan harga rokok yang beredar di publik itu juga," kata dia kepada Sindonews, Jakarta, Senin (22/9/2016).

Ketika disinggung apakah setuju dengan kenaikan harga rokok yang mencapai 2,5 kali lipat tersebut, Ahmadi tidak menjawab secara rinci. Menurutnya, dari sisi lapangan kerja, banyak yang menggantungkan hidup di usaha rokok khususnya rokok kretek dari mulai hulu ke hilir.

"Kalau memang betul itu naik, terus nanti daya beli masyarakat akan luntur dan susah untuk menjualnya, itu kemudian produksi akan menurun dan PHK akan terjadi," ujarnya.

(Baca: Harga Rokok Rp50 Ribu, 4,7 Juta Buruh Terancam PHK)

Namun, lanjut, dia, jika dalam konteks kesehatan, pemerintah harus berani mengambil konsekuensi atas kenaikan tersebut. Sekali lagi, aspek tenaga kerja memang harus menjadi pandangan utama jika harga rokok dinaikkan dengan alasan kesehatan.

"Begini, intinya pemerintah tidak boleh mematikan sesuatu tapi tidak ada penggantinya. Mengganti tembakau dengan komoditas lain, itu membutuhkan kajian dan kesiapan matang. Belum lagi kalau nanti diprotes sama petani tembakau yang mata pencahariannya mereka sehari-hari berladang tembakau," pungkasnya.

Baca Juga:

Cukai Naik, Negara Bisa Rugi Triliunan Rupiah Akibat Rokok Ilegal
CITA Tak Yakin Pemerintah Naikkan Harga Rokok Bulan Depan
Industri Rokok Diramal CITA Mati Total Imbas Kenaikan Harga
Usulan Harga Rokok Rp50 Ribu Rusak Harga Jual Petani
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Rokok Murah Makin Marak,...
Rokok Murah Makin Marak, Ini Biang Keladinya
Keki Cukai Rokok Naik,...
Keki Cukai Rokok Naik, KNPK: Sekalian Saja Ilegalkan
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
39 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved