Isu Harga Rokok, Pemerintah Tak Mampu Tambah Objek Cukai

Senin, 22 Agustus 2016 - 20:01 WIB
Isu Harga Rokok, Pemerintah...
Isu Harga Rokok, Pemerintah Tak Mampu Tambah Objek Cukai
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo memandang isu kenaikan harga rokok merupakan salah satu ketidakmampuan pemerintah menambah objek cukai. Dia menilai pemerintah tidak berani menambah objek cukai.

Menurutnya, di antara negara ASEAN, hanya Indonesia yang baru memiliki tiga objek cukai, sementara negara lain sudah memiliki enam sampai tujuh objek cukai. Ketiga objek tersebut adalah rokok, minuman beralkohol dan turunan dari minol itu sendiri.

(Baca: DPR Akan Panggil Kemenkeu Isu Kenaikan Harga Rokok)

"Kita masih memiliki 12 kelompok tarif cukai yang harusnya dilihat, jangan cuma cukai rokok yang dilihat. Kita kalah dengan negara ASEAN yang sudah punya 6-7 objek cukai," ujarnya kepada Sindonews, Jakarta, Senin (22/8/2016)

Selain rokok, minuman beralkohol dan turunannya, masih banyak komoditas yang bisa dikenai cukai. "Contohnya, minuman manis, fast food, dan minuman soda. Karena ini berdampak juga sama kesehatan," katanya.

(Baca: Sri Mulyani: Pemerintah Belum Kaji Kenaikan Harga Rokok)

Sejauh ini, Prastowo melihat, pemerintah bagaikan diintervensi oleh industri dan kementerian teknis lantaran jika cukai dinaikkan akan mematikan industri dan sebagainya.

(Baca: Sampoerna Bantah Harga Rokok Naik Rp50.000/Bungkus)

"Coba lihat itu di Thailand, Malaysia, Singapura, dan lainnya, mereka menerapkan cukai atas kendaraan bermotor, plastik, baterai. Di kita hanya minol, rokok dan turunan dari alkohol. Ini karena banyaknya intervensi dari industri dan kementerian terkait, sehingga pemerintah tidak bisa tegas," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Rokok Murah Makin Marak,...
Rokok Murah Makin Marak, Ini Biang Keladinya
Keki Cukai Rokok Naik,...
Keki Cukai Rokok Naik, KNPK: Sekalian Saja Ilegalkan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
12 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
41 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved