Aneka Gas Targetkan Raup Dana Ekspansi dari IPO

Senin, 22 Agustus 2016 - 21:38 WIB
Aneka Gas Targetkan...
Aneka Gas Targetkan Raup Dana Ekspansi dari IPO
A A A
JAKARTA - PT Aneka Gas Industri Tbk (AGI) menargetkan untuk melantai di bursa saham Indonesia. Perusahaan gas industri pertama didirikan di Indonesia ini membidik dana segar dari penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Wakil Direktur Utama AGI Rachmat Harsono mengatakan perseroan siap melepas sahamnya sebanyak-banyaknya 25% atau sebanyak-banyaknya 766.660.000 lembar saham, dimana rentang harga dipatok pada angka Rp1.000-Rp1.290 per lembar saham sehingga total dana yang bisa diraup bisa mencapai sebesar-besarnya Rp989 miliar.

"Usia ke 100 tahun ini merupakan suatu pembuktian terhadap calon investor bahwa gas industri memiliki prospek yang berkelanjutan" tutur Rachmat di Jakarta, Senin (22/8/2016).

Rachmat menambahkan bahwa gas industri juga menjadi salah satu bahan penopang laju produksi 10 sektor industri yang masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional 2015-2035 (RIPIN).

Memasuki kuartal III tahun 2016 ini memang dimanfaatkan oleh banyak perusahaan untuk melakukan IPO. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tumbuh menjadi 5,18%, dimana sektor transportasi, kesehatan, konstruksi dan agrikultur merupakan beberapa sektor yang mendorong laju pertumbuhan.

"Uniknya produk kami itu bisa digunakan dari hulu ke hilir seperti di sektor manufaktur, rumah sakit, untuk pembangunan jalan, pertanian, bahkan makanan pun juga," sambungnya.

Kini AGI tengah fokus untuk menguasai pangsa pasar di Asia Tenggara yang telah menjadi agenda rencana jangka panjang.

Untuk memaksimalkan peraihan dana IPO, perusahaan akan menawarkan sahamnya hingga ke luar negeri seperti ke Hong Kong, Kuala Lumpur dan Singapura. Rencananya dana dari IPO akan digunakan untuk ekspansi, pembayaran utang, dan modal kerja. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi yaitu PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT RHB Securities Indonesia.

Perusahaan gas industri terbesar di Indonesia ini akan melakukan penawaran umum pada tanggal 19 hingga 22 September 2016 dan dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada akhir bulan September 2016. Dalam pemaparan presentasi pada acara Due Diligence Meeting & Public Expose AGI yang berlangsung di Ritz-Carlton Pacific Place, tercatat bahwa pergerakan laba Perseroan naik secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Rachmat, hal ini karena produk AGI dapat digunakan oleh hampir seluruh sektor industri.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Siap Listing, GTS Internasional...
Siap Listing, GTS Internasional Incar Dana IPO Rp429 Miliar
Batal IPO Tahun Ini,...
Batal IPO Tahun Ini, PHE Fokus Tingkatkan Nilai Aset
Deretan Gergasi Migas...
Deretan Gergasi Migas Asing yang Tak Betah di Indonesia
Status SKK Migas Jadi...
Status SKK Migas Jadi BUMN Khusus Menguat
Intip Strategi Mengejar...
Intip Strategi Mengejar Target Investasi Migas di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
34 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
41 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved