Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp4.278 Triliun

Selasa, 23 Agustus 2016 - 19:37 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp4.278 Triliun
A A A
JAKARTA - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir kuartal II/2016 tercatat sebesar USD323,8 miliar atau Rp4.278 triliun, meroket 6,2% (year on year/ yoy). Berdasarkan jangka waktu asal, ULN jangka panjang tumbuh 7,7% (yoy) menjadi USD282,3 miliar (87,2% dari total ULN) , lebih lambat dari pertumbuhan kuartal I/2016 sebesar 8,4% (yoy).

Sementara, ULN jangka pendek turun 3,1% (yoy) akhir kuartal II/2016 jadi sebesar USD41,5 miliar (12,8% dari total ULN). Ini lebih kecil dibandingkan dengan penurunan pertumbuhan triwulan I 2016 sebesar 9,1% (yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Statistik Bank Indonesia Hendy Sulistiowati mengatakan, meski secara tahunan menurun, posisi ULN jangka pendek meningkat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Dengan perkembangan tersebut, rasio utang jangka pendek terhadap cadangan devisa tercatat sebesar 37,8% pada triwulan II 2016.

"Berdasarkan kelompok peminjam, posisi ULN Indonesia sebagian besar terdiri dari ULN sektor swasta. Pada akhir kuartal II/2016, posisi ULN sektor publik sebesar USD158,7 miliar (49,0% dari total ULN), sementara ULN sektor swasta mencapai USD165,1 miliar (51,0% dari total ULN)," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/8/2016).

Hendy menjelaskan, ULN sektor publik tumbuh meningkat menjadi 17,9% (yoy) pada kuartal II/2016 dibandingkan kuartal sebelumnya 14,0% (yoy). Sementara, ULN sektor swasta turun 3,1% (yoy) lebih dalam dibandingkan dengan penurunan pada kuartal sebelumnya sebesar 0,5% (yoy).

Berdasarkan kelompok peminjam, lanjut dia pertumbuhan tahunan ULN sektor publik meningkat, sementara pertumbuhan tahunan ULN sektor swasta menurun. Menurut sektor ekonomi, posisi ULN swasta pada akhir kuartal II/2016 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih.

"Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 75,9%," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Posisi Utang...
BI Ungkap Posisi Utang Luar Negeri Indonesia
Gubernur BI Pastikan...
Gubernur BI Pastikan Utang Luar Negeri Indonesia Masih Aman
BI Pastikan Posisi Utang...
BI Pastikan Posisi Utang Luar Negeri Masih Sehat
Utang Luar Negeri Per...
Utang Luar Negeri Per Februari 2020 Melambat Jadi USD407,5 Miliar
Utang Luar Negeri Capai...
Utang Luar Negeri Capai Rp5.800 Triliun pada Kuartal I/2020
Bank Indonesia: Utang...
Bank Indonesia: Utang Luar Negeri Turun Rp141 Triliun di Kuartal II 2022
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
29 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved