Tom Lembong Tawarkan Investasi Manufaktur ke 100 Pengusaha Korsel

Sabtu, 27 Agustus 2016 - 15:32 WIB
Tom Lembong Tawarkan...
Tom Lembong Tawarkan Investasi Manufaktur ke 100 Pengusaha Korsel
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mulai aktif melakukan kegiatan promosi investasi.Dalam kunjungan yang dilakukan ke Busan, Korea Selatan (26/8), Tom Lembong menyampaikan potensi investasi di Indonesia khususnya di sektor manufaktur kepada 100 pengusaha Korea Selatan.

Thomas menyampaikan bahwa sektor manufaktur merupakan sektor utama yang diharapkan akan menopang capaian realisasi investasi tahun ini.

“Sesuai dengan arahan Menko Perekonomian bahwa upaya-upaya untuk menarik investasi dari sektor industri manufaktur terutama yang tergolong padat karya akan terus dilakukan,” ujarnya dalam rilis yang diterima Sindonews, Sabtu (27/8/2016).

Menurut Thomas, Indonesia akan menawarkan tidak hanya sektor investasi yang menarik namun juga berkeadilan. “Prinsip keadilan atau fairness ini merupakan aspek yang fundamental dari berusaha. Ini yang kami tawarkan kepada investor Korea Selatan adalah keadilan berusaha di Indonesia,” tukas dia.

Kepala BKPM menambahkan bahwa salah satu aspek mendasar yang dilihat oleh investor sebelum menanamkan modal di Indonesia adalah tingkat keuntungan atau profitability. Dengan tingkat keuntungan yang tinggi, diharapkan akan menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Data yang dimiliki oleh BKPM, sektor manufaktur merupakan kontributor terbesar dengan nilai investasi Rp180,26 triliun atau berkontribusi 60,5% dari total investasi yang diperoleh pada periode Januari-Juni 2016.

Posisi tersebut berarti ada kenaikan 59,8% dibandingkan capaian investasi sektor manufaktur di periode yang sama tahun lalu yang berada di level Rp112,8 triliun.

Sementara terkait investor Korea Selatan, Thomas optimistis bahwa BKPM akan dapat meningkatkan investasi dari Korea Selatan di Indonesia.

Acara yang merupakan kerja sama Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Seoul dan KBRI Seoul tersebut, tercatat dihadiri beberapa pembicara. Diantaranya Direktur Promosi Sektoral BKPM, Kepala BKPMD Jawa Timur dan Ketua Korean Footwear Association. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dubes RI untuk Korea Selatan John Prasetio.

Dalam daftar peringkat negara sumber investasi di periode Januari-Juni 2016, Korea Selatan menduduki peringkat ke delapan dengan nilai investasi mencapai USD471,58 juta dan jumlah proyek mencapai 1.504 proyek.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
49 menit yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
1 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
1 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
2 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
2 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved