Program Tax Amnesty di Mata Bos VIVA

Jum'at, 02 September 2016 - 21:21 WIB
Program Tax Amnesty...
Program Tax Amnesty di Mata Bos VIVA
A A A
JAKARTA - Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) Anindya Novyan Bakrie menilai UU Tax Amnesty (pengampunan pajak) bagus dan positif. Cara untuk membenahi basis wajib pajak di Indonesia ini patut diapreasiasi.

Sejauh ini, kata dia, pemerintah serius dalam pelaksanaannya meskipun dana repatriasi yang masuk baru beberapa persen. Namun setidaknya, ini juga akan memberikan angin segar untuk sektor investasi.

"Kalau saya lihat ini sesuatu yang bagus karena itu menandakan bahwa pemerintah benar-benar menaikkan basis pembayar pajak. Tapi, dengan cara memberikan insentif bagi mereka yang asetnya belum terdaftar di SPT 2015 ataupun tidak didaftarkan sama sekali ataupun belum punya NPWP-nya," kata Anindya di Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Sampai hari ini, target yang ingin disasar pemerintah yakni pemasukan uang tebusan sebesar Rp165 triliun. Pihaknya yakin target tersebut dapat tercapai meski saat ini baru sedikit yang masuk.

"Saya bicara dengan teman teman di pemerintah, mereka juga yakin kalau tax amnesti ini memenuhi target sampai Maret 2017," imbuhnya.

Anin melanjutkan, program ini bagus tidak hanya dari tebusannya, namun juga pelebaran aset yang terkena pajak untuk ke depannya. "Jadi, saya rasa akan bagus perekonomian kita untuk ke depannya, apalagi sekarang pemerintah sedang giat-giatnya bangun infrastruktur yang kita tahu pendanaannya butuh lebih besar," tutupnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved