Dow dan S&P Berakhir Melemah, Nasdaq Menguat Lagi

Kamis, 08 September 2016 - 08:00 WIB
Dow dan S&P Berakhir...
Dow dan S&P Berakhir Melemah, Nasdaq Menguat Lagi
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup mixed (variatif), dengan hanya Indeks Nasdaq yang mengalami kenaikan mendekati rekor baru, karena investor menilai prospek suku bunga Amerika Serikat (AS).

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/9/2016), Indeks Dow Jones industrial average turun 11,98 poin atau 0,06% ke level 18.526,14, Indeks S&P 500 kehilangan 0,33 poin atau 0,02% ke level 2.186,15 dan Nasdaq Composite naik 8,02 poin atau 0,15% ke level 5.283,93.

Ramalan mengecewakan dari saham Sprout Farmers Market (SFM.O) yang membebani pedagang. Saham ini turun 13,7% menjadi USD19,68, sementara sahan Whole Foods (WFM.O) turun 5,3% menjadi USD29,08 dan saham Kroger (KR.N) turun 4,1% menjadi USD31,32.

Investor telah menimbang kemungkinan kenaikan suku bunga bulan ini dari Federal Reserve, dengan data ekonomi baru-baru ini termasuk data pekerjaan pada Jumat lalu lebih lemah dari perkiraan, menunjukkan bank sentral AS bisa menahan suku bunga untuk saat ini.

Beigi Book adalah sebuah indikator penting tentang keadaan ekonomi AS ndan sebuah alat kritikal untuk The Fed dalam membuat keputusan penting, yang menunjukkan bahwa the Fed melihat pertumbuhan upah yang moderat da;lam beberapa bulan ke depan.

Saham Apple (AAPL.O) naik 0,6% menjadi USD108,36, setelah perusahaan terbesar berdasarkan nilai pasar meluncurkan iPhone baru. Saham Chipotle Mexican Grill (CMG.N), yang sedang berjuang untuk menghidupkan kembali penjualan menyusul serangkaian wabah penyakit karena makanan, naik 5,9% menjadi USD438,45.

Di antara gainers lain, saham maskapai AS melonjak setelah Delta Air (DAL.N) mengatakan tren penjualan membaik dan Southwest (LUV.N) mengatakan akan memperlambat pertumbuhan sangat berbahaya bagi penerbangan pada 2017. Saham Delta naik 5,6% sementara Southwest naik 4,7%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
17 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
41 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved