Masyarakat Korea Utara Gemari Produk Indonesia

Minggu, 11 September 2016 - 12:45 WIB
Masyarakat Korea Utara...
Masyarakat Korea Utara Gemari Produk Indonesia
A A A
PYONGYANG - Di tengah masalah percobaan senjata nuklir Korea Utara, ada yang menarik di negeri komunis tersebut. Masyarakat yang dipimpin Presiden Kim Jong-un ini ternyata menggemari berbagai produk Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Pyongyang, Korea Utara, dalam siaran persnya yang dilansir Sindonews, Minggu (11/9/2016).

KBRI berpartisipasi dalam Pameran Dagang Internasional Musim Gugur di Pyongyang pada 5-8 September 2016. Pameran dagang ke-12 yang diselenggarakan di Three-Revolution Exhibition House ini diikuti lebih dari 280 exhibitors dari berbagai negara.

Dalam pameran tersebut, KBRI menampilkan berbagai produk makanan ringan dan minuman kemasan Indonesia, antara lain mie instan, kacang telur/panggang, kue kering/wafer, kopi kemasan three in one, teh, serta aneka jus buah. Selain itu, dipamerkan pula aneka produk perawatan tubuh sabun mandi, sampo, krim perawatan kulit.

Sebagaimana pameran dagang sebelumnya, stan Indonesia tidak pernah sepi dari pengunjung. Mereka tidak saja ingin mengetahui setiap produk yang dipamerkan tetapi juga berkesempatan mencicipi beberapa sampel makanan ringan dan minuman. Bahkan tidak sedikit dari yang berminat memborong produk-produk yang dipamerkan.

Namun, karena berbagai produk di stan Indonesia tidak untuk dijual maka para pengunjung diarahkan untuk membelinya di toko swalayan dan pasar tradisional di Pyongyang.

Tidak hanya makanan dan minuman, selendang batik dengan berbagai motif dan warna serta aneka kerajinan tangan Indonesia yang dipamerkan juga tak luput dari incaran banyak pengunjung. Mereka tidak hanya sekedar menanyakan harga tetapi juga sangat ingin membelinya.

Kehadiran stan Indonesia selalu memberikan kesan khusus pada setiap pameran dagang internasional di Pyongyang yang diselenggarakan pada musim semi dan musim gugur. Selain karena sejarah panjang hubungan persahabatan antara Indonesia dan Korea Utara, pengunjung tertarik dengan dekorasi stan Indonesia.

Tidak sedikit pengunjung yang memuji dekorasi stan Indonesia yang dihiasi dengan beragam kain batik dan kerajinan tangan Indonesia serta hiasan kain merah-putih. Tayangan video mengenai pariwisata Indonesia turut menyemarakkan suasana stan Indonesia.

Diketahui, pameran yang setiap hari dikunjungi sekitar 10 ribu orang ini, diikuti perusahaan dari berbagai negara, yaitu China, Singapura, Malaysia, Indonesia, Iran, Mongolia, Thailand, Vietnam, Rusia, Kuba, Italia, Jerman, Selandia Baru, Australia, dan tuan rumah Korea Utara.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipicu Lonjakan Ekspor,...
Dipicu Lonjakan Ekspor, Korsel Pulih dari Resesi Ekonomi
Resesi Korsel Justru...
Resesi Korsel Justru Untungkan Indonesia, Kok Bisa?
Mendunia, tapi Drakor...
Mendunia, tapi Drakor dan Kpop Tak Mampu Selamatkan Ekonomi Korsel
Kim Jong-un Puji Ekonomi...
Kim Jong-un Puji Ekonomi Korut Meski Kondisi Keuangan Tak Pasti
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Promo Wisata Korea
Promo Wisata Korea
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
1 jam yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
1 jam yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
2 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
2 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved