Darmin Tunggu Reaksi Resmi Singapura soal Isu Jegal Tax Amnesty

Jum'at, 16 September 2016 - 10:57 WIB
Darmin Tunggu Reaksi...
Darmin Tunggu Reaksi Resmi Singapura soal Isu Jegal Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, isu Singapura akan menjegal pelaksanaan UU Pengampunan Pajak (tax amnesty) sudah lama. Namun, banyak pihak yang selalu mengatakan bahwa itu hanya isu belaka dan tidak benar.

Pemerintah, kata dia, sudah menduga ini bakal terjadi. Karena banyak uang orang Indonesia yang terparkir di sana, dan selama beberapa waktu ini, banyak konglomerat yang sudah membawa pulang hartanya serta melakukan pembayaran uang tebusan.

(Baca: Takut Tax Amnesty Gagal, Sri Mulyani Dekati Pemerintah Singapura)

"Ya itu sebenarnya sudah lama ada seperti itu (berita soal niat penjegalan tax amnesty). Namun banyak juga yang bilang itu tidak selalu benar. Kelihatannya kalaupun belum official, ini ada benarnya," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Menurutnya, pemerintah akan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut bersama pemerintah Singapura meski berita yang beredar di masyarakat baru sebatas dari media. Namun, Darmin memastikan, pemerintah akan menyelesaikan persoalan ini agar peserta tax amnesty tidak merasa terganggu.

Baca Juga:
Sofjan Wanandi Berang Aksi Singapura Halangi Tax Amnesty
Ini Cara Singapura Jegal Tax Amnesty
Kebijakan Tax Amnesty RI Bikin Singapura Gerah

"Enggak ada persoalan bahwa ada upaya untuk menghadapi ini. Kita lihat saja nanti penjelasan resmi dari mereka gimana terutama untuk yang official. Jadi sebaiknya kita tunggu saja," ujarnya.

Masyarakat pun diminta tidak perlu mengambil kesimpulan secara terburu-buru lantaran harus menunggu dari reaksi resmi dari Singapura. Darmin nampaknya ingin melihat soal kebenaran berita tersebut.

"Jangan berandai-andai dulu, ya kalau benar, ah ya ditunggu saja reaksi resminya, jangan dulu kita ambil kesimpulan," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
2 jam yang lalu
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
3 jam yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
5 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
6 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
7 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
8 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved