Pengamat: Jangan Takut Gertakan Singapura Jegal Tax Amnesty
Sabtu, 17 September 2016 - 18:29 WIB
Pengamat: Jangan Takut Gertakan Singapura Jegal Tax Amnesty
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, Indonesia tidak perlu takut dengan gertakan yang mengisyaratkan Singapura akan menggagalkan pelaksanaan tax amnesty. Dia menilai, Singapura akan merasa lelah sendiri.
Apalagi, yang menolak adalah perbankan dan privat sektornya. Sementara, pemerintah Singapura mendukung penuh dari awal terkait pelaksanaan pengampunan pajak.
"Kita tidak usah anggap serius Singapura lah. Mereka seperti itu, nanti mereka bakalan capek sendiri. Lha Wong pemerintahnya saja fine soal kebijakan ini dan mendukung," kata Prastowo kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (17/9/2016).
Menurutnya, hal ini hanya akan menjadi musiman, lantaran pemerintah Indonsia tidak akan tinggal diam. Pihaknya juga mengapresiasi langkah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan membawa masalah ini ke forum internasional dunia agar seluruh dunia melihat dengan jelas persoalan-persoalan yang terjadi saat pelaksanaan tax amnesty.
"Saya kira oke-oke saja jika Menkeu mau membawa ini ke forum internasional. Maksudnya mungkin biar memberikan pemahaman juga ke mereka," ujarnya.
Namun, Indonesia juga harus mengkaji sejauh mana Singapura memiliki kewenangan dalam Financial Action Task Force (FATF). "Karena, kalau Singapura tidak punya kewenangan besar, kita harus yakinkan orang Indonesia yang taruh uang di sana bahwa Anda ikut tax amnesty, dan tidak ada persoalan karena kita juga menjamin," pungkas Yustinus.
Apalagi, yang menolak adalah perbankan dan privat sektornya. Sementara, pemerintah Singapura mendukung penuh dari awal terkait pelaksanaan pengampunan pajak.
"Kita tidak usah anggap serius Singapura lah. Mereka seperti itu, nanti mereka bakalan capek sendiri. Lha Wong pemerintahnya saja fine soal kebijakan ini dan mendukung," kata Prastowo kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (17/9/2016).
Menurutnya, hal ini hanya akan menjadi musiman, lantaran pemerintah Indonsia tidak akan tinggal diam. Pihaknya juga mengapresiasi langkah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan membawa masalah ini ke forum internasional dunia agar seluruh dunia melihat dengan jelas persoalan-persoalan yang terjadi saat pelaksanaan tax amnesty.
"Saya kira oke-oke saja jika Menkeu mau membawa ini ke forum internasional. Maksudnya mungkin biar memberikan pemahaman juga ke mereka," ujarnya.
Namun, Indonesia juga harus mengkaji sejauh mana Singapura memiliki kewenangan dalam Financial Action Task Force (FATF). "Karena, kalau Singapura tidak punya kewenangan besar, kita harus yakinkan orang Indonesia yang taruh uang di sana bahwa Anda ikut tax amnesty, dan tidak ada persoalan karena kita juga menjamin," pungkas Yustinus.
(izz)
Lihat Juga :