Mantan Bos Astra Siap Ikut Tax Amnesty Akhir September

Selasa, 20 September 2016 - 15:26 WIB
Mantan Bos Astra Siap...
Mantan Bos Astra Siap Ikut Tax Amnesty Akhir September
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perindustrian Johnny Darmawan mengaku akan ikut program pengampunan pajak atau tax amnesty dalam beberapa hari ke depan. Rencananya mantan Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor itu akan melaporkan hartanya di akhir September untuk mendapatkan tarif tebusan yang murah yakni 2%.

Dia menegaskan komitmennya untuk ikut, meski uang tebusan yang akan dibayarkan tidak terlalu besar. Lanjut dia saat ini sedang mengumpulkan data-data yang harus dilengkapi dan diminta oleh Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak).

"Iya, mau ikut. Saya komitmen, hanya saja memang tidak terlalu gede. Sekarang saya sedang siapkan data-datanya, nanti saya akan masukin bulan ini biar dapat tebusan yang 2%," kata Johnny di Jakarta, Selasa (20/9/2016).

(Baca Juga: Dana Tax Amnesty Tembus Rp1.000 Triliun)

Menurutnya banyak pengusaha yang akan ikut dalam program amnesti pajak, namun mereka memiliki beberapa kendala teknis yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Yakni soal persiapan data-data harta yang dimilikinya, baik di dalam negeri maupun luar negeri sedangkan tenggat waktu yang diberikan sangat singkat.

"Iya itu, untuk periode ini (pertama) kan September. Orang inginnya September ini, tapi persiapan tidak gampang, program ini mulai Juli 2016 tapi kan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) baru keluar Agustus 2016. Ya gimana dong, mau ikut tapi petunjuknya baru keluar sebulan setelah di Undang-undang (UU) kan," imbuhnya.

(Baca Juga: Pengusaha Kakap Ikut Tax Amnesty Timbulkan Efek Berantai)

Johhny pun meminta kepada pemerintah untuk memberikan kelonggaran kepada pengusaha yang ingin mendapatkan tarif tebusan rendah. "Ya komitmen di bulan ini, tapi bisa lakukan di bulan berikutnya. Kita harap ada kelonggaran. Komitmennya ada, jadi kalau dia melanggar, dia kena pinalti," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
10 menit yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
49 menit yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
1 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
1 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
2 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
3 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved