Ratusan Anggota Kadin Berbondong-bondong Ikut Amnesti Pajak

Selasa, 20 September 2016 - 15:47 WIB
Ratusan Anggota Kadin...
Ratusan Anggota Kadin Berbondong-bondong Ikut Amnesti Pajak
A A A
JAKARTA - Ratusan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia diklaim telah mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty. Ketua Kadin Indonesia Rosan P Roeslani menerangkan saat ini sudah lebih dari 200 pengusaha di bawah naungan Kadin Indonesia yang ikut amnesti pajak.

Seakan tidak mau kalah, Rosan pun mengatakan juga bakal menjadi peserta amnesti pajak pada 27 September 2016, mendatang. ‎"Nanti tanggal 27 (September) ikut. Saya sih mengimbau kepada seluruh pengusaha, Kadin, asosiasi dan pengusaha lainnya juga saya harap ikutan di tanggal itu. Pokoknya serempak," kata Rosan di Jakarta, Selasa (20/9/2016).

(Baca Juga: Pemerintah Ungkap Modus Lain Penghindaran Pajak)

Dia menambahkan akan melakukan imbauan dalam seminggu ini ke Kadin-kadin daerah untuk turut serta. Pasalnya, anggota Kadin seluruh Indonesia tidak hanya terbatas pengusaha menengah saja, melainkan juga pengusaha besar yang usahanya sampai merambah ke luar negeri.

"Kita minta sampai ke daerah juga, sosialisasi ke mereka kita lakukan setiap saat. Kan mereka terpisah-pisah, ada yang pengusaha besar, menengah, terus ada yang merupakan pajak besar juga," lanjutnya

Sampai saat ini, Rosan menilai, sambutan dari para pengusaha di Indonesia terbilang positif terkait program tax amnesty. Lantaran mereka cukup menanggapi dengan antusias arahan dari Kadin Indonesia untuk ikut dalam program pengampunan pajak ini.

"Kita minta sampai ke daerah juga. Kaltim sudah, dan mereka minta ikut. Setiap daerah responnya positif kok," ungkap dia.

Meski demikian, dia meminta kepada pemerintah untuk memberikan tenggat waktu yang agak longgar untuk pembayaran uang tebusan, agar seluruh pengusaha dan Wajib Pajak (WP) yang akan ikut tax amnesty bisa mendapat tarif termurah.

"Kita sih dapat banyak masukan kalau bisa agak diperpanjang waktunya. Ini usulan juga ke pemerintah. Jad biar semua dapat tarif termurah yang 2% itu," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Dunia Usaha Butuh Ketenangan...
Dunia Usaha Butuh Ketenangan dan Kepastian, Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
12 menit yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
1 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
2 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
3 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
12 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
14 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved