Tax Amnesty Bikin Sektor Properti Singapura Meriang

Jum'at, 23 September 2016 - 05:28 WIB
Tax Amnesty Bikin Sektor...
Tax Amnesty Bikin Sektor Properti Singapura Meriang
A A A
JAKARTA - Indonesia Property Watch (IPW) menilai adanya program tax amnesty akan membuat Singapura panas-dingin. Terutama sektor properti mereka, karena dana repatriasi sebagian besar masuk ke properti dalam negeri.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, peserta tax amnesty nanti akan memilih menempatkan dananya ke sektor properti di Indonesia. Tidak lagi di Singapura.

"Dari sisi implementasi sudah kelihatan dampak (tax amnesty) psikologisnya. Memang Singapura tidak sampai bangkrut, cuma bikin mereka meriang," ujarnya di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Ali menambahkan pemerintah musti terus memberi insentif untuk mendorong sektor properti di Tanah Air, dan tidak hanya dengan tax amnesty. Meski pada dasarnya, sambung dia, program tax amnesty bisa berdampak langsung atau tidak langsung terhadap properti nasional. Dan bila berjalan dengan baik maka roda ekonomi akan berputar luar biasa.

Baca: IPW Prediksi Dana Repatriasi Tax Amnesty ke Properti Rp70 Triliun

"Dana-dana besar dari luar akan masuk ke sektor-sektor padat modal seperti pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu tujuan investasi. Di sektor properti sendiri dengan terbitnya PMK 122/2016, maka investasi boleh dilakukan di sektor properti dengan pembelian tanah dan atau bangunan," kata Ali.

Meski diakui, dampak tax amnesty sampai kuartal III/2016 belum terlalu terasa pada sektor properti. Karena semua masih menyibukkan diri untuk ikut program ini. Namun optimisme akan dirasakan mulai awal 2017, dimana pasar properti menengah atas akan kebanjiran permintaan.

"Bukan tanpa alasan, sampai 20 September 2016, deklarasi aset telah menembus angka psikologis Rp1,011 triliun. Dana repatriasi Rp55 triliun dan akan terus semakin bertambah," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pajak Properti di Singapura...
Pajak Properti di Singapura Capai 60% untuk Warga Asing, Tertinggi di Dunia
Perpanjangan Insentif...
Perpanjangan Insentif Pajak, Diyakini Dongkrak Industri Properti
Ternyata, Relaksasi...
Ternyata, Relaksasi Pajak Properti hanya Menguntungkan Pengembang Tertentu Saja
Pelaku Usaha Optimistis...
Pelaku Usaha Optimistis Sektor Properti Akan Tumbuh di 2022
Relaksasi PPN Bakal...
Relaksasi PPN Bakal Gairahkan Lagi Sektor Properti
Insentif Pajak hingga...
Insentif Pajak hingga DP0% Jadi Momentum Geliatkan Industri Properti
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
16 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved