Sri Mulyani Sebut Tax Amnesty Beri Harapan Positif ke Rupiah

Kamis, 29 September 2016 - 14:53 WIB
Sri Mulyani Sebut Tax...
Sri Mulyani Sebut Tax Amnesty Beri Harapan Positif ke Rupiah
A A A
JAKARTA - Kebijakan tax amnesty Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai sentimen positif ke perekonomian Indonesia. Sentimen tersebut memberi harapan ke nilai tukar rupiah yang saat ini menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga meninggalkan level Rp13.000/USD.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dalam kategori baik di antara negara lain. Apalagi dengan adanya tax amnesty diyakini dapat menarik arus modal yang masuk dari repatriasi ke dalam negeri.

(Baca: Mata Uang Komoditas Pulih, Rupiah Dibuka Melemah Tipis)

"Di satu sisi (penguatan rupiah) dipengaruhi pertumbuhan ekonomi kita yang baik, sentimen tax amnesty persepsi positif mengenai ekonomi Indonesia. Hal ini timbulkan harapan pengaruhi jumlah modal masuk baik dari repratriasi dan ekspektasi kondisi Indonesia sebagai tempat baik untuk investasi," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Menkeu menjelaskan, pemerintah terus memperhatikan kondisi perekonomian domestik maupun global. Sebab, banyak faktor yang dapat memengaruhi nilai tukar rupiah.

"Kita terus-menerus memantau seluruh indikator ekonomi kan kondisi dinamis di dalam dan luar negeri. Banyak indikator pengaruhi nilai tukar, arus modal masuk dan keluar," kata dia.

(Baca: Sri Mulyani Beberkan Dua Sisi Penguatan Rupiah)

Di sisi lain, dia memprediksi para menteri keuangan dari antar negara yang berkumpul pekan depan dalam pertemuan tahunan World Bank dan IMF akan menyatakan kondisi ekonomi global sedang rapuh. Sehingga, hal ini juga menimbulkan ketidakpastian bagi perekonomian nasional.

"Dari sisi Indonesia lihat dari luar negeri ada ketidakpastian. Minggu depan akan ada pertemuan tahunan World Bank dan IMF, menteri keuangan semua bertemu bahas kondisi ekonomi terkini, saya perkirakan akan timbul pernyataan ekonomi global rapuh," pungkas mantan direktur pelaksana World Bank tersebut.

Sekadar informasi, nilai tukar rupiah terhadap USD pada perdagangan hari ini dibuka melemah, meski masih berada di level Rp12.000/USD. Pelemahan ini di tengah menguatnya mata uang komoditas.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp12.952/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp12.926/USD.

Menurut data Yahoo Finance, rupiah dibuka mendatar di Rp12.945/USD dengan kisaran harian Rp12.924-Rp12.953/USD. Namun, pada pukul pukul 10.00 WIB posisi rupiah terlihat semakin melemah hingga di posisi Rp12.951/USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas,rupiah juga melemah tipis ke level Rp12.950/USD dibanding penutupan kemarin di posisi Rp12.949/USD.

Baca Juga:

Rupiah Sentuh Rp12.900/USD, JK Sesumbar Berkat Tax Amnesty
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Tax Amnesty Jilid II...
Tax Amnesty Jilid II Selesai, 11 Crazy Rich RI Ikut Pengampunan Pajak
Sri Mulyani Ungkap Inisial...
Sri Mulyani Ungkap Inisial Dua Wajib Pajak dengan Transaksi Triliunan Rupiah
Sri Mulyani Akui Stabilitas...
Sri Mulyani Akui Stabilitas Rupiah Masih Hadapi Tantangan
Sri Mulyani Sentil Orang...
Sri Mulyani Sentil Orang Indonesia Saat Rupiah Hampir Rp16 Ribu: Sukanya Melihat Nominal
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
3 menit yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
1 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
1 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
2 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
3 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved