Pengusaha Minta Kebijakan Plastik Berbayar Tak Tebang Pilih

Senin, 03 Oktober 2016 - 15:39 WIB
Pengusaha Minta Kebijakan...
Pengusaha Minta Kebijakan Plastik Berbayar Tak Tebang Pilih
A A A
JAKARTA - Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meminta pemerintah tidak tebang pilih dalam menjalankan kebijakan plastik berbayar. Selama ini, kebijakan tersebut hanya diberlakukan kepada pelaku ritel modern.

(Baca: Pengusaha Ritel Kembali Gratiskan Kantong Plastik)

Wakil Ketua Umum Aprindo Tutum Rahanta mengatakan, pada dasarnya pengusaha tidak keberatan jika harus menjalankan kebijakan plastik modern. Namun, untuk berkesinambungan maka kebijakan tersebut seharusnya diterapkan kepada seluruh pelaku usaha di Indonesia, baik untuk ritel modern ataupun tradisional.

"Jadi, jangan pilih-pilih (kebijakan plastik berbayar). Kalau uji coba kami enggak apa-apa ritel modern saja. Tapi kalau untuk kesinambungan harus ke seluruh pelaku usaha agar tidak terjadi distorsi yang mengganggu," katanya di Jakarta, Senin (3/10/2016).

Apalagi, sambung Tutum, kebijakan tersebut selama ini dijalankan hanya berlandaskan surat edaran (SE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dia menyarankan, pemerintah segera mengeluarkan landasan hukum yang lebih kuat seperti Peraturan Menteri (Permen) mengenai kebijakan plastik berbayar.

"Jadi, penghentian ini dari surat Aprindo ke seluruh anggota untuk mempercepat akselarasi agar peraturan (Permen) itu dikeluarkan. Supaya bukan hanya pelaku ritel modern saja, tapi ke seluruh pelaku usaha," tandasnya.

Diberitakan sebelumya, Aprindo memutuskan untuk menghentikan program kantong plastik berbayar yang diberlakukan di seluruh toko ritel modern di seluruh Indonesia. Mulai 1 Oktober 2016, kantong plastik di toko-toko ritel modern kembali gratis.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan, pihaknya memutuskan untuk kembali menggratiskan kantong plastik berbayar lantaran hingga saat ini aturan hukum mengenai program tersebut masih tak jelas.

"Melalui keputusan dasar per 1 Oktober kemarin kami sampaikan ke pemerintah bahwa Aprindo akan menggratiskan kembali kantong plastik," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Vaksin Datang, Industri...
Vaksin Datang, Industri Ritel Pede Menyambut Tahun Baru 2021
Banjir Stimulus, Bisnis...
Banjir Stimulus, Bisnis Ritel Diyakini Kembali Bergeliat pada 2021
Turun, Aprindo Pasang...
Turun, Aprindo Pasang Target Pertumbuhan Ritel 5 Persen di Kuartal II
Soal Harga Barang, Peritel...
Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan
Bangkitkan Bisnis Ritel,...
Bangkitkan Bisnis Ritel, Aprindo Vaksinasi Garda Terdepannya
Aprindo Sebut Oleh-oleh...
Aprindo Sebut Oleh-oleh Gairahkan Bisnis Ritel
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved