Darmin: PMN di Tengah Penghematan Anggaran, Tak Menyenangkan

Rabu, 05 Oktober 2016 - 15:24 WIB
Darmin: PMN di Tengah...
Darmin: PMN di Tengah Penghematan Anggaran, Tak Menyenangkan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, penyertaan modal negara (PMN) untuk BUMN bukan hal menyenangkan di tengah adanya pemangkasan anggaran yang baru dilakukan pemerintah.

Menurutnya, langkah ini akan menimbulkan anggapan bahwa di tengah penghematan tersebut ternyata ada kegiatan mengeluarkan uang negara untuk kebutuhan BUMN, yang belum tentu urgent.

"APBN sudah dibuat rancangannya untuk menggerakkan ekonomi se-optimum mungkin. Karena itu rancangannya harus kita jalankan, memang ini momentum yang enggak terlalu menyenangkan, karena persoalan penerimaan terjadi saat ada pemotongan dan penundaan. Nanti banyak anggapan, kita hemat tapi kok ada PMN," kata Darmin di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/10/2016).

DPR, kata Darmin juga banyak mengeluhkan persoalan ini. "Tapi harus dijelaskan, ini bukan dipotong, ditunda, ya enggak apalah kalau ditunda nanti juga dikasih lagi. Ada juga yang terganggu karena momennya bergeser," ujar dia.

Darmin juga mengatakan, pembiayaan untuk empat BUMN ini juga untuk menggerakkan ekonomi. Karena, untuk pembangunan infrastruktur yang bisa dirasakan manfaatnya beberaa tahun ke depan.

"APBN bukan hanya sekadar membayar gaji, karenanya harus ada pengeluaran untuk gerakan ekonomi antara lain ini (right issue lewat PMN). Kalau enggak dijalankan, nanti dampaknya lebih buruk lagi," pungkas Darmin.

Diketahui, hari ini, pemerintah bersama Komisi XI DPR baru saja menyepakati PMN dengan skema right issue kepada empat BUMN dengan total anggaran Rp14 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 BUMN yang Dapat Suntikan...
5 BUMN yang Dapat Suntikan Dana Segar Rp33,2 Triliun di Akhir Tahun
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat...
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat PMN Total Rp23,65 Triliun
DPR Setujui PMN Rp14,4...
DPR Setujui PMN Rp14,4 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
Alasan Dibalik Konversi...
Alasan Dibalik Konversi Piutang BUMN, Biar Nggak Manja?
Suntikan Dana PMN BUMN...
Suntikan Dana PMN BUMN Harus Dievaluasi Efektivitasnya
DPR Setujui PMN Tiga...
DPR Setujui PMN Tiga BUMN Rp33,9 Triliun, Ini Rinciannya
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
6 menit yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
27 menit yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
1 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
3 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved