Kemenkeu Usulkan Pemotongan Belanja Rp20,8 Triliun, Ini Kata Darmin

Rabu, 05 Oktober 2016 - 20:32 WIB
Kemenkeu Usulkan Pemotongan...
Kemenkeu Usulkan Pemotongan Belanja Rp20,8 Triliun, Ini Kata Darmin
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan mengusulkan untuk melakukan pemotongan belanja pada tahun depan sebesar Rp20,8 triliun. Langkah ini dilakukan pada awal tahun, agar di pertengahan tahun tidak terjadi pemotongan anggaran kembali.

Langkah Kemenkeu tersebut mendapat tanggapan dari Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Kalkulasi dia, sejatinya ada beberapa proyek yang bisa dikerjakan tanpa harus menggunakan uang APBN. Yaitu dengan mengandalkan BUMN dan swasta. Sehingga tidak harus di awal tahun ada pemotongan anggaran.

"Kalau kegiatan berupa proyek, selalu bisa dilakukan oleh BUMN atau swasta terlebih dulu, jangan juga selalu dilihat dananya kurang atau enggak bisa. Kita bisa mengundang swasta, seperti Palapa Ring B dan C, itu pendanaannya swasta. Padahal satu proyek danannya bisa Rp5-7 triliun. Tapi itu akan menolong kita, tidak harus alokasi pendanaan dari APBN," terang dia di Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Tidak hanya itu, Darmin juga mengharapkan penempatan dana amnesti pajak dari repatriasi, bisa tergambar dengan jelas pada awal tahun depan. Sehingga bisa langsung masuk ke sektor-sektor yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Diharapkan setelah Desember sudah jelas penempatan dana repatriasi amnesti pajak, karena BI menghawatirkan kalau enggak ke sektor riil akan membebani moneter kita. Seberapa besar risiko itu, tetap ada," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan tengah mengusulkan pemangkasan belanja kementerian dan lembaga (K/L) dalam RAPBN 2017 sebesar Rp20,8 triliun. Menurut Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolasi, usulan itu disampaikan sejak awal agar tidak mengganggu pelaksanaan APBN pada tahun berjalan nanti.

“Pemerintah usulkan mulai 2017, belanja diefisiensi dan dihemat dari awal sehingga pelaksanaan APBN enggak perlu lagi memotong yang bisa mengganggu perencanaan dan eksekusi,” kata Dirjen Anggaran Kemenkeu, Askolani‎.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sebut Kementerian Luhut...
Sebut Kementerian Luhut Layak Dibubarkan, Ekonom Indef Dinilai Cuma Genit
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Rakernas KPPI Dorong...
Rakernas KPPI Dorong Kementerian PPPA Jadi Kementerian Koordinator
Kolaborasi Penguatan...
Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
3 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
3 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
3 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
4 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved