Dana Repatriasi Minim, Pemerintah Jangan Sombongkan Tax Amnesty

Kamis, 06 Oktober 2016 - 21:55 WIB
Dana Repatriasi Minim,...
Dana Repatriasi Minim, Pemerintah Jangan Sombongkan Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta tidak sombong terkait program pengampunan pajak atau Tax Amnesty yang mencapai target saat periode pertama berakhir pada Jumat 30 September 2016. Pasalnya dari dana deklarasi yang terkumpul Rp4.500 triliun dan dana tebusan Rp97,2 triliun, dinilai mayoritas uang yang masuk pada dasarnya berasal dari dalam negeri.

"‎Pemerintah jangan jemawa (Sombong) dengan mengatakan bahwa tax amnesty berhasil," ujar Anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan‎ di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

(Baca Juga: Jawaban Ken Mengenai Kecilnya Dana Repatriasi)

Dirinya mengakui memang hasil program tax amnesty periode pertama itu baik untuk database bidang perpajakan. Namun di satu sisi, lanjut dia, roda perekonomian nasional belum akan bergerak karena negara masih mengalami kesulitan keuangan.

‎"Karena kesulitan keuangan itu lah, Fraksi Partai Gerindra dengan berbesar hati menyetujui program tax amnesty untuk dijadikan Undang-undang (UU)," tutur politikus Partai Gerindra ini.

Meski program tax amnesty periode pertama diakuinya telah berhasil dengan memberikan apresiasi, namun dia masih memberikan beberapa catatan. "Namun tolong dilihat, bahwa yang masuk ini adalah hasil dari dalam negeri, bukan hasil dari repatriasi, yang tentunya sebenarnya dana ini memang sudah beredar di dalam negeri, sudah menggerakkan perekonomian," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
32 menit yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
10 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
10 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
11 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
12 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
12 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved