Deutsche Bank Lanjutkan Gelombang PHK, 1.000 Pekerja Dipangkas

Jum'at, 07 Oktober 2016 - 14:01 WIB
Deutsche Bank Lanjutkan...
Deutsche Bank Lanjutkan Gelombang PHK, 1.000 Pekerja Dipangkas
A A A
FRANKFURT - Deutsche Bank yang merupakan bank terbesar Jerman telah mengumumkan bakal memotong 1.000 pekerja, setelah sebelumnya pada Juni 2016 menjabarkan rencana pemangkasan 3.000 posisi pekerjaan. Diterangkan hampir separuh pengurangan karyawan tersebut berasal dari divisi direktorat operasional, dengan sisanya terbesar di beberapa departemen.

Dilansir BBC, Jumat (7/10/2016) seperti diketahui Deutsche Bank tengah menghadapi masalah serius sejak pertengahan September, saat otoritas Amerika Serikat (AS) melayangkan tuntutan sebesar USD14 miliar terkait kesalahan penjualan aset beragun aset sebelum krisis keuangan tahun 2008. Sejak saat itu perusahaan telah mencoba meyakinkan investor dan staf , bahwa akan segera menyelesaikan masalah denda tersebut.

(Baca Juga: Bank Terbesar Kedua Jerman Berencana PHK Ribuan Pekerja)

Guna mendorong keuangannya, Deutsche Back bahkan sudah menjual aset dan memangkas biaya."Kami secara konsisten mengimplementasi strategi untuk membuat bank ini lebih efisien. Kami akan memastikan bahwa pengurangan jumlah staf akan dilakukan dalam cara yang bertanggung jawab secara sosial," ujar Karl von Rohr, anggota dewan manajemen Deutsche Bank.

Di sisi lain pemerintah Jerman membantah rencana penyelamatan terhadap Deutsche Bank. Meski begitu dikatakan Reuters, pemerintah Jerman diyakini tengah berkomunikasi dengan otoritas AS untuk membantu bank terbesar di Jerman tersebut. Sebagai informasi telah banyak bank yang dikenakan denda karena aktivitas mereka di pasar properti AS sebelum krisis finansial 2007.

Selama periode itu, bank memadukan kredit properti dan menjualnya sebagai produk yang dinamakan collateralised debt obligations. Namun, ketika krisis finansial terjadi, banyak produk tersebut tidak bernilai.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Terbesar Eropa...
Ekonomi Terbesar Eropa Mandek, Berpotensi Jatuh dalam Resesi
12.000 Perusahaan Jerman...
12.000 Perusahaan Jerman Bangkrut dalam Enam Bulan, Terparah Satu Dekade
Ekonomi Jerman Jatuh...
Ekonomi Jerman Jatuh dalam Krisis Struktural, Eropa Goyah?
Alarm Bahaya, Krisis...
Alarm Bahaya, Krisis Ekonomi Jerman Semakin Dalam
Tanda Bahaya Ekonomi...
Tanda Bahaya Ekonomi Terbesar Eropa, Pengangguran Jerman Tertinggi dalam 10 Tahun
Kanselir Olaf Scholz:...
Kanselir Olaf Scholz: Jerman Butuh Lebih Banyak Imigran
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
1 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved