Kemenperin Janji Turunkan Harga Gas Industri Awal Tahun

Minggu, 09 Oktober 2016 - 19:11 WIB
Kemenperin Janji Turunkan...
Kemenperin Janji Turunkan Harga Gas Industri Awal Tahun
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berjanji menurunkan harga gas industri menjadi di bawah USD6 per MMBTU pada 1 Januari 2017. Hal ini menyusul keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta Kemenperin menurunkan harganya di bawah USD6 per MMBTU.

Direktur Industri Kimia Dasar Kemenperin Muhammad Khayam menjelaskan, sejatinya Kemenperin sudah menetapkan harga gas industri sebesar USD6 per MMBTU (Million British Thermal Units). Namun, harga gas industri di negara tetangga masih di bawah USD6 per MMBTU sehingga pihaknya perlu mengkaji ulang hal tersebut.

"Awalnya kami mau eksekusi (laksanakan) Perpres 40/2016 namun jadi tertunda karena ternyata masih di bawah itu (harga gas industri) di negara-negara tetangga. Insya Allah (harga gas industri turun) per 1 Januari 2017," katanya dalam sebuah diskusi di Kebon Sirih, Jakarta, Minggu (9/10/2016).

Pemerintah, tambah dia, berjanji bahwa penurunan harga gas industri tidak akan merugikan kontraktor hulu migas. Penurunan harga gas akan disortir dari tingkat kesulitan lapangannya.

"(Penurunan harga gas) Kami mengacu ke lapangan per lapangan. Mungkin enggak sama (harga gas dari tiap lapangan). Kami hargai KKKS agar tetap eksis, enggak boleh mereka rugi, itu enggak boleh terjadi," tandasnya.

Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) meminta kepastian harga gas industri kepada pemerintah. Hal ini selaras dengan janji Presiden Jokowi yang telah mengumumkan harga gas industri harus diturunkan di bawah USD6 per MMBTU. Namun hingga kini, harga gas industri tidak kunjung berubah.

Ketua Koordinator Gas Industri Kadin Achmad Widjaja mengatakan, kepastian adalah sangat penting untuk industri. Sebab pengusaha perlu menyusun perencanaan anggaran untuk kuartal IV 2016 dan awal 2017.

"Industri melihat (target penurunan harga gas) USD6 per MMBTU itu hanya bonus akhir tahun. Tetapi posisi kepastian (diturunkan) kapan," tanyanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Harga Gas USD6 per MMBTU...
Harga Gas USD6 per MMBTU untuk Industri Tertentu Perlu Dievaluasi
Implementasi Harga Baru...
Implementasi Harga Baru Gas Dorong Ekspansi Sektor Manufaktur
Disebut Absen Rapat...
Disebut Absen Rapat HGBT, Kemenperin Buka Suara
Pemerintah Kaji Ulang...
Pemerintah Kaji Ulang Kelanjutan Harga Gas Murah bagi Industri
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
40 menit yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
45 menit yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
55 menit yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
1 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
1 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved