Disebut Absen Rapat HGBT, Kemenperin Buka Suara
Minggu, 24 Maret 2024 - 18:00 WIB
loading...
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier. FOTO/Dok. Kemenperin
A
A
A
JAKARTA - Rapat teknis untuk membahas keberlanjutan program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang sedianya berlangsung pada Jumat (22/3) gagal dilaksanakan.
Alasan ditiadakannya rapat disebut-sebut adalah ketidakhadiran Menteri Perindustrian (Menperin) Gumiwang Kartasasmita di agenda tersebut. Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier memberikan penjelasan.
Taufiek dalam keterangannya di laman resmi Kemenperin menjelaskan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita justru berharap rapat teknis segera diadakan untuk mendapat kepastian perpanjangan HGBT industri dari MenteriESDMdan Menteri Keuangan.
Baca Juga: Menperin Absen Rapat HGBT, Nasib Harga Gas Murah Jadi Tidak Jelas
Dia mengatakan, rapat yang diagendakan pada Jumat (22/3), semula dijadwalkan dimulai pukul 14.30. "Bapak Menperin siap hadir dan Kamis malam sempat diberitahukan dimajukan menjadi jam 13.30. Beliau juga siap hadir," jelasnya.
Namun, tiba-tiba pada Jumat pagi, secara sepihak Kementerian ESDM mengubah jadwal rapat menjadi Pukul 10.00. Padahal, jelas dia, di waktu yang sama, Menperin sudah mempunyai Agenda melantik 11 pejabat di Kemenperin, sehingga terpaksa menugaskan Pejabat Level Eselon 1 untuk menghadiri rapat yang jadwalnya berubah secara mendadak tersebut.
"Kemudian saya meluncur ke lokasi kantor Kementerian ESDM di Jalan Medan Merdeka Selatan. Tibanya di sana, rapat ditiadakan dengan alasan Menperin berhalangan hadir," ujar Taufiek.
Alasan ditiadakannya rapat disebut-sebut adalah ketidakhadiran Menteri Perindustrian (Menperin) Gumiwang Kartasasmita di agenda tersebut. Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier memberikan penjelasan.
Taufiek dalam keterangannya di laman resmi Kemenperin menjelaskan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita justru berharap rapat teknis segera diadakan untuk mendapat kepastian perpanjangan HGBT industri dari MenteriESDMdan Menteri Keuangan.
Baca Juga: Menperin Absen Rapat HGBT, Nasib Harga Gas Murah Jadi Tidak Jelas
Dia mengatakan, rapat yang diagendakan pada Jumat (22/3), semula dijadwalkan dimulai pukul 14.30. "Bapak Menperin siap hadir dan Kamis malam sempat diberitahukan dimajukan menjadi jam 13.30. Beliau juga siap hadir," jelasnya.
Namun, tiba-tiba pada Jumat pagi, secara sepihak Kementerian ESDM mengubah jadwal rapat menjadi Pukul 10.00. Padahal, jelas dia, di waktu yang sama, Menperin sudah mempunyai Agenda melantik 11 pejabat di Kemenperin, sehingga terpaksa menugaskan Pejabat Level Eselon 1 untuk menghadiri rapat yang jadwalnya berubah secara mendadak tersebut.
"Kemudian saya meluncur ke lokasi kantor Kementerian ESDM di Jalan Medan Merdeka Selatan. Tibanya di sana, rapat ditiadakan dengan alasan Menperin berhalangan hadir," ujar Taufiek.
Lihat Juga :