IHSG Ditutup Jatuh 16,32 Poin, Bursa Asia Berakhir Variatif
Senin, 10 Oktober 2016 - 16:47 WIB
IHSG Ditutup Jatuh 16,32 Poin, Bursa Asia Berakhir Variatif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHGS) pada penutupan perdagangan Senin (10/10/2016) jatuh 16,32 poin atau 0,30% ke posisi 5.360,83.
Sebelumnya pagi tadi IHSG dibuka melemah 6,15 poin atau 0,11% ke level 5.371. Sepanjang hari ini indeks diperdagangkan di kisaran 5.352,82-5.397,15.
Melemahnya indeks dipicu oleh meningkatnya harga komoditas dan investor yang masih wait and see karena mencermati suasana politik di Amerika Serikat.
Dari 411 saham yang diperdagangkan, sebanyak 143 menguat, 170 melemah dan 98 stagnan. Sektor aneka industri memimpin penguatan dengan naik 1,08%, disusul sektor pertambangan bertambah 0,65%. Sedangkan mayoritas sektor saham lainnya berakhir ke zona negatif.
Transaksi saham tercatat mencapai Rp6,44 triliun dengan 12,12 miliar saham yang diperdagangkan. Adapun nilai transaksi bersih asing Rp1,96 triliun dengan aksi jual asing Rp1,15 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,12 triliun.
Sementara itu, melansir CNBC, Senin (10/10/2016), pasar saham Asia berakhir mixed, dimana penurunan harga minyak mentah membebani saham perusahaan minyak Australia. Meski demikian, ASX 200 Australia ditutup naik 0,15% atau 8,01 poin pada 5.475,4, didukung subindeks material yang naik 0,4% dan sektor keuangan yang bertambah 0,47%.
Di Korea Selatan, Kospi ditutup naik 0,15% atau 3,02 poin menjadi 2.056,82, pulih dari penurunan awal lebih dari 0,53%. Pasar China daratan berakhir lebih tinggi, dimana Shanghai bertambah 1,45% atau 43,44 poin pada 3.048,143, sedangkan komposit Shenzhen berakhir 1,893% atau 37,775 poin pada 2.033,383.
Untuk pasar Hong Kong, Jepang dan Taiwan ditutup karena hari libur. Sedangkan indeks Thailand SET turun 2,97% imbas dari kondisi Raja Bhumibol Adulyadej, 88 tahun, yang sejak hari Minggu kemarin mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Kembali ke bursa Indonesia, lima saham pencetak laba hari ini diantaranya ABDA bertambah 3,59%, KBLV naik 3,27%, ASII bertambah 0,91%, BTEK 7,50%, dan PSKT menguat 8,82%. Sedangkan lima saham yang merugi diantaranya GGRM -1,32%, HEXA jatuh 10%, INDF -1,96%, PLAS -9,75%, dan EXCL turun 1,51%.
Sebelumnya pagi tadi IHSG dibuka melemah 6,15 poin atau 0,11% ke level 5.371. Sepanjang hari ini indeks diperdagangkan di kisaran 5.352,82-5.397,15.
Melemahnya indeks dipicu oleh meningkatnya harga komoditas dan investor yang masih wait and see karena mencermati suasana politik di Amerika Serikat.
Dari 411 saham yang diperdagangkan, sebanyak 143 menguat, 170 melemah dan 98 stagnan. Sektor aneka industri memimpin penguatan dengan naik 1,08%, disusul sektor pertambangan bertambah 0,65%. Sedangkan mayoritas sektor saham lainnya berakhir ke zona negatif.
Transaksi saham tercatat mencapai Rp6,44 triliun dengan 12,12 miliar saham yang diperdagangkan. Adapun nilai transaksi bersih asing Rp1,96 triliun dengan aksi jual asing Rp1,15 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,12 triliun.
Sementara itu, melansir CNBC, Senin (10/10/2016), pasar saham Asia berakhir mixed, dimana penurunan harga minyak mentah membebani saham perusahaan minyak Australia. Meski demikian, ASX 200 Australia ditutup naik 0,15% atau 8,01 poin pada 5.475,4, didukung subindeks material yang naik 0,4% dan sektor keuangan yang bertambah 0,47%.
Di Korea Selatan, Kospi ditutup naik 0,15% atau 3,02 poin menjadi 2.056,82, pulih dari penurunan awal lebih dari 0,53%. Pasar China daratan berakhir lebih tinggi, dimana Shanghai bertambah 1,45% atau 43,44 poin pada 3.048,143, sedangkan komposit Shenzhen berakhir 1,893% atau 37,775 poin pada 2.033,383.
Untuk pasar Hong Kong, Jepang dan Taiwan ditutup karena hari libur. Sedangkan indeks Thailand SET turun 2,97% imbas dari kondisi Raja Bhumibol Adulyadej, 88 tahun, yang sejak hari Minggu kemarin mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Kembali ke bursa Indonesia, lima saham pencetak laba hari ini diantaranya ABDA bertambah 3,59%, KBLV naik 3,27%, ASII bertambah 0,91%, BTEK 7,50%, dan PSKT menguat 8,82%. Sedangkan lima saham yang merugi diantaranya GGRM -1,32%, HEXA jatuh 10%, INDF -1,96%, PLAS -9,75%, dan EXCL turun 1,51%.
(ven)
Lihat Juga :