Terbitkan Obligasi Rp30 Triliun, SMI Beri Kupon 7,25%-9,15%

Rabu, 12 Oktober 2016 - 15:45 WIB
Terbitkan Obligasi Rp30...
Terbitkan Obligasi Rp30 Triliun, SMI Beri Kupon 7,25%-9,15%
A A A
JAKARTA - PT Sarana Multi lnfrastruktur (SMI) melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2016. Obligasi Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur senilai Rp30 triliun dengan nilai emisi tahap I tahun 2016 sebanyak-banyaknya sebesar Rp5 triliun.

Direktur Utama SMI Emma Sri Martini mengatakan, perusahaan telah memperoleh hasil pemeringkatan idAAA atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek lndonesia (Pefindo). Adapun obligasi perusahaan memiliki empat tenor yakni tiga tahun dengan bunga 7,25%-8%, lima tahun dengan bunga 7,5%-8,25%, 10 tahun dengan bunga 8,15%-8,9%, dan 15 tahun dengan bunga 8,4%-9,15%.

"Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan sesuai tanggal pembayaran bunga obligasi yang bersangkutan. Pembayaran bunga pertama dilakukan pada 15 Februari 2017 sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir dilakukan bersamaan tempo masing-masing obligasi," ujarnya di Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Obligasi ini, kata Emma, diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang obligasi.

Obligasi tersebut, tidak dijamin dengan jaminan khusus tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

"Dana yang diperoleh dari penawaran umum obligasi ini sepenuhnya akan digunakan untuk kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur. Dalam kurun waktu tujuh tahun beroperasi, perseroan memiliki total aset sebesar Rp34 triliun dengan CAGR pertumbuhan sebesar 64%," katanya.

Periode book building atas obligasi ini akan dilakukan pada 12-25 Oktober 2016, dengan perkiraan tanggal efektif pada 4 November 2016. Penawaran umum akan dilakukan pada 8-10 November 2016.

Tanggal penjatahan atas obligasi ini pada 11 November 2016. Distribusi obligasi secara elektronik akan dilakukan pada 15 November 2016. Sementara, pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan dilakukan pada 16 November 2016.

"Penerbitan obligasi ini selain bertujuan untuk membiayai proyek, juga mempertimbangkan tingginya permintaan pada obligasi terdahulu. Berinvestasi pada obligasi PT SMl merupakan pilihan bijak, selain sektor infrastruktur merupakan sektor yang diprioritaskan pemerintah," pungkas Emma.

Pada aksi korporasi ini, perseroan bekerja sama dengan PT BCA Sekuritas, PT CIMB Securities lndonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT Maybank Kim Eng Securities dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Pelakasana Emisi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Biaya Pesangon untuk...
Biaya Pesangon untuk Pensiunkan PLTU per Giga Watt Capai Rp6,7 Triliun
PT SMI Diharapkan Ikut...
PT SMI Diharapkan Ikut Berperan Kembangkan Infrastruktur Kesehatan
Menegaskan Komitmen...
Menegaskan Komitmen Dukungan Pembangunan Berkelanjutan dalam Presidensi G20
PT SMI Peroleh Sertifikat...
PT SMI Peroleh Sertifikat Green Building dari Sucofindo
RI Dapat Hibah 16 Juta...
RI Dapat Hibah 16 Juta Euro dari Eropa untuk Infrastruktur Ramah Lingkungan
RI Kelola Dana Transisi...
RI Kelola Dana Transisi Energi Rp300 Triliun, Ekonom Tekankan Transparansi
Berita Terkini
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
26 menit yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
2 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
2 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
4 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
6 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved