IHSG Ditutup Berhasil Menguat saat Mayoritas Bursa Asia Loyo
Senin, 17 Oktober 2016 - 16:40 WIB
IHSG Ditutup Berhasil Menguat saat Mayoritas Bursa Asia Loyo
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini berakhir di zona hijau, meski tidak terlalu tinggi ke level 5.410,30 dengan penguatan sebesar 0,19% atau setara dengan 10,42 poin. Penguatan IHSG sore ini di tengah melemahnya mayoritas bursa saham Asia.
Sementara pada perdagangan tadi pagi, IHSG dibuka melemah tipis 7,38 poin atau 0,14% ke level 5.392,51 dan berbalik menguat pada sesi siang sebesar 17,71 poin atau 0,33% ke level 5.417,59. Sedangkan pada akhir pekan kemarin bursa saham Tanah Air ditutup bertambah 59,48 poin atau 1,11% ke level 5.399,88.
Dilansir CNBC, Senin (17/10/2016) bursa saham Asia mayoritas melemah setelah adanya laporan bahwa China menahan beberapa staf di salah satu perusahaan kasino terbesar di Australia.
Saham Crown Resorts turun 13,90% menjadi 11,15 dolar Australia (USD8,48), setelah perusahaan mengatakan bahwa 18 karyawan termasuk wakil presiden eksekutif dari bisnis VIP internasional, Jason O'Connor ditahan oleh pihak berwenang China.
Crown mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Australia Departemen Luar Negeri dan Perdagangan untuk melakukan kontak dengan mereka.
Kementerian Luar Negeri China mengatakan kepada CNBC dalam sebuah pernyataan email bahwa warga Australia berada di bawah tahanan kriminal oleh otoritas China karena adanya "keterlibatan tersangka dalam kejahatan perjudian." Pernyataan itu mengatakan bahwa kasus itu sedang diselidiki.
Saham Star Entertainment juga turun 3,66% menjadi ditutup pada USD5,52 per saham. Hong Kong-mencatatkan saham perusahaan game juga lebih rendah, dengan Wynn Macau turun 3,22%, Sands China lebih rendah 3,29% dan Melco International turun 7,10% pada akhir perdagangan sore ini.
Di Australia, Indeks ASX 200 turun 45,33 poin atau 0,83% ke level 5.388,70, dengan sebagian besar sektor menutup lebih rendah. Sektor keuangan pada awal perdagangan melemah hampir 0,5% dan berakhir turun 0,27% dan sektor energi turun 0,81% menyusul harga minyak yang lebih rendah selama perdagangan Asia.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup naik 4,95% atau 0,24% menjadi 2.027,61. Saham Samsung Electronics naik 0,82% setelah menghapus kerugian sebelumnya hampir 1,30%.
Indeks China juga ditutup lebih rendah, dengan penutupan komposit Shanghai turun 22,56 poin atau 0,74% menjadi 3.041,24, sedangkan komposit Shenzhen turun 19,18 poin atau 0,93% ke level 2.027,55.
Di sisi lain mayoritas sektor saham dalam negeri hingga sesi perdagangan sore hari ini menguat dipimpin sektor perkebunan dan pertambangan masing-masing menguat 1,93% dan 1,50%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah sektor properti yang melemah 0,54%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,56 triliun dengan 8,83 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp483,93 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,56 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,07 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 166 saham menguat, 139 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp450 menjadi Rp7.250, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp65.100, dan PT BISI International Tbk (BISI) naik Rp115 menjadi Rp1.960.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) turun Rp320 menjadi Rp2.980, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melemah Rp200 menjadi Rp8.625, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp8.225.
Sementara pada perdagangan tadi pagi, IHSG dibuka melemah tipis 7,38 poin atau 0,14% ke level 5.392,51 dan berbalik menguat pada sesi siang sebesar 17,71 poin atau 0,33% ke level 5.417,59. Sedangkan pada akhir pekan kemarin bursa saham Tanah Air ditutup bertambah 59,48 poin atau 1,11% ke level 5.399,88.
Dilansir CNBC, Senin (17/10/2016) bursa saham Asia mayoritas melemah setelah adanya laporan bahwa China menahan beberapa staf di salah satu perusahaan kasino terbesar di Australia.
Saham Crown Resorts turun 13,90% menjadi 11,15 dolar Australia (USD8,48), setelah perusahaan mengatakan bahwa 18 karyawan termasuk wakil presiden eksekutif dari bisnis VIP internasional, Jason O'Connor ditahan oleh pihak berwenang China.
Crown mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Australia Departemen Luar Negeri dan Perdagangan untuk melakukan kontak dengan mereka.
Kementerian Luar Negeri China mengatakan kepada CNBC dalam sebuah pernyataan email bahwa warga Australia berada di bawah tahanan kriminal oleh otoritas China karena adanya "keterlibatan tersangka dalam kejahatan perjudian." Pernyataan itu mengatakan bahwa kasus itu sedang diselidiki.
Saham Star Entertainment juga turun 3,66% menjadi ditutup pada USD5,52 per saham. Hong Kong-mencatatkan saham perusahaan game juga lebih rendah, dengan Wynn Macau turun 3,22%, Sands China lebih rendah 3,29% dan Melco International turun 7,10% pada akhir perdagangan sore ini.
Di Australia, Indeks ASX 200 turun 45,33 poin atau 0,83% ke level 5.388,70, dengan sebagian besar sektor menutup lebih rendah. Sektor keuangan pada awal perdagangan melemah hampir 0,5% dan berakhir turun 0,27% dan sektor energi turun 0,81% menyusul harga minyak yang lebih rendah selama perdagangan Asia.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup naik 4,95% atau 0,24% menjadi 2.027,61. Saham Samsung Electronics naik 0,82% setelah menghapus kerugian sebelumnya hampir 1,30%.
Indeks China juga ditutup lebih rendah, dengan penutupan komposit Shanghai turun 22,56 poin atau 0,74% menjadi 3.041,24, sedangkan komposit Shenzhen turun 19,18 poin atau 0,93% ke level 2.027,55.
Di sisi lain mayoritas sektor saham dalam negeri hingga sesi perdagangan sore hari ini menguat dipimpin sektor perkebunan dan pertambangan masing-masing menguat 1,93% dan 1,50%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah sektor properti yang melemah 0,54%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,56 triliun dengan 8,83 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp483,93 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,56 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,07 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 166 saham menguat, 139 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp450 menjadi Rp7.250, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp65.100, dan PT BISI International Tbk (BISI) naik Rp115 menjadi Rp1.960.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) turun Rp320 menjadi Rp2.980, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melemah Rp200 menjadi Rp8.625, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp8.225.
(izz)
Lihat Juga :