Mayoritas Bursa Asia Menguat, IHSG Ditutup Naik ke 5.430

Selasa, 18 Oktober 2016 - 16:36 WIB
Mayoritas Bursa Asia...
Mayoritas Bursa Asia Menguat, IHSG Ditutup Naik ke 5.430
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir kembali di zona hijau, ke level 5,430,05 dengan penguatan sebesar 0,36% atau setara dengan 19,74 poin. Penguatan IHSG sore ini di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.

Sementara pada perdagangan tadi pagi, IHSG dibuka menguat sebesar 14,36 poin atau 0,27% ke level 5.424,67 dan pada sesi siang menguat 28,93 poin atau 0,58% ke level 5.439,24. Sedangkan kemarin bursa saham Tanah Air ditutup menghijau ke level 5.410,30 dengan penguatan sebesar 0,19% atau setara dengan 10,42 poin.

Di sisi lain sektor saham dalam negeri hingga sesi perdagangan sore hari ini mayoritas menguat dipimpin sektor aneka industri dan industri dasar yang masing-masing menguat 2,44% dan 1,55%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah sektor pertambangan yang melemah 0,60%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,20 triliun dengan 8,97 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp101,64 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp4,62 triliun dan aksi beli sebesar Rp4,72 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 153 saham menguat, 148 saham melemah dan 108 saham stagnan.

Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.075 menjadi Rp66.175, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp250 menjadi Rp8.475, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik Rp80 menjadi Rp1.135.

Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp100 menjadi Rp1.950, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp100 menjadi Rp5.400, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp50 menjadi Rp2.420.

Dilansir CNBC, Selasa (18/10/2016), sebagian besar pasar saham di Asia hari ini ditutup naik, karena harga minyak menguat dan saham perusahaan game di seluruh wilayah banyak mengalami kerugian kemarin.

Saham Crown Resorts-salah satu perusahaan kasino terbesar Australia ditutup naik 1,70% ke level 11,34 dolar Australia, setelah pada sesi sebelumnya jatuh 13,90%, yang menyeret saham game lain di wilayah ini melemah.

Penurunan Senin menyusul laporan bahwa 18 karyawan Crown, termasuk Wakil Presiden Eksekutif Bisnis Internasional VIP, Jason O'Connor ditahan oleh pihak berwenang China.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan kepada CNBC kemrin dalam sebuah pernyataan email bahwa warga Australia berada di bawah tahanan kriminal oleh otoritas China karena adanya keterlibatan tersangka dalam kejahatan perjudian.

Kemudian pada hari itu, dalam konferensi pers, juru bicara kementerian luar negeri menjelaskan lebih lanjut karyawan ditahan oleh polisi Shanghai di bawah biaya perjudian pada 14 Oktober.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik tipis 63,49 poin atau 0,38% ke level 16.963,61, menghapus kerugian sebelumnya sebesar 0,2%. Indeks Topix berakhir naik 4,01 poin atau 0,30% ke level 1.356,57.

Melintasi di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 12,82 poin atau 0,63% ke level 2.040,43. Indeks Hang Seng bertambah 1,48% dalam perdagangan sore ini. Saham daratan China ditutup lebih tinggi, dengan komposit Shanghai naik 41,92 poin atau 1,38% ke level 3.083,08, sedangkan komposit Shenzhen naik 29,03 poin atau 1,43% ke level 2.056,59.

Di Australia, Indeks ASX 200 ditutup naik 22,12 poin atau 0,41% ke level 5.410,80, dengan sektor energi mengalami penurunan hampir 0,5%. Di mana sektor keuangan ditutup naik 0,44%.

Indeks NZX 50 di Selandia Baru ditutup turun 93,28 poin atau 1,32% ke level 6.973,09, setelah data pemerintah yang menunjukkan harga di dalam negeri naik lebih dari yang diharapkan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
9 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
9 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
9 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
10 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
11 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
11 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved