Turunkan Harga Gas Industri, Ini Opsi ESDM

Senin, 24 Oktober 2016 - 14:54 WIB
Turunkan Harga Gas Industri,...
Turunkan Harga Gas Industri, Ini Opsi ESDM
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I GN Wiratmaja Puja menerangkan, punya beberapa opsi untuk mewujudkan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menurunkan harga gas industri di bawah USD6 per MMBTU. Lebih lanjut dia menerangkan ada pembagian dua kelompok yakni kontrak gas sudah berjalan dan yang baru ditandatangani.

(Baca Juga: Tiru Skema Gas Industri Malaysia, Penerimaan RI Terancam Tergerus)

Dia menambahkan pasalnya tidak mungkin memangkas belanja modal (capital expenditure/capex) proyek gas yang telah berjalan. Menurutnya pemerintah kemungkinan hanya bisa memangkas belanja operasional (operational expenditure/opex)

"Untuk proyek yang sudah berjalan tentu capex sudah dibayar, jadi tidak bisa diefisienkan lagi. Hanya opex yang bisa diefisienkan," katanya di Gedung Ditjen Migas Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Selain itu lanjut dia, pemerintah juga tidak bisa mengotak-atik porsi kontraktor (contractor share) karena telah tertera dalam perjanjian dan harus dihormati. Sementara untuk penerimaan negara seperti Pajak Penghasilan (PPh) ataupun Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), pemerintah masih harus menghitungnya.

"Transmisi kita harus efisienkan formula dan depresiasinya, juga distribusi trader berlapis, kemudian regulated margin kita buat supaya distribusi seadil-adilnya. Itu lini yang masih bisa diefisienkan yang sudah berjalan," imbuh dia.

Sementara untuk proyek kedepan, tambah Wirat, pemerintah masih bisa mengotak-atik belanja modal dan belanja operasional agar lebih efisien. Namun untuk porsi bagi hasil kontraktor tetap harus dihormati.

"Sehingga kalau kita ingin rencana penurunan ini, yang enggak bisa diefisienkan kita lihat struktur secara umumnya yang di hulu. Kalau PNBP tidak diambil maka harga gas akan sekitar USD5 per MMBTu. Kalau pajak dan PNBP enggak diambil sama sekali maka harga gas rata-rata USD3,8 per MMBTu di hulu," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Serapan Industri Rendah,...
Serapan Industri Rendah, Insentif Harga Gas Akan Ditinjau Ulang
Harga Gas USD6 per MMBTU...
Harga Gas USD6 per MMBTU untuk Industri Tertentu Perlu Dievaluasi
Atasi Dampak Corona,...
Atasi Dampak Corona, Menteri ESDM Sesuaikan Harga Gas Industri
Penurunan Harga Gas...
Penurunan Harga Gas Industri Diklaim Hemat Subsidi Rp125 Triliun
Penetapan Harga Gas...
Penetapan Harga Gas Bumi Harus Mengakomodasi Kepentingan Semua Pihak
Terkendala Teknis, Penurunan...
Terkendala Teknis, Penurunan Harga Gas Masih Masih Belum Dilakukan
Berita Terkini
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
11 menit yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
47 menit yang lalu
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
1 jam yang lalu
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
2 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
4 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
13 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved