IHSG Melemah, Rupiah Siang Coba Tinggalkan Level Rp13.000/USD
Selasa, 25 Oktober 2016 - 12:31 WIB
IHSG Melemah, Rupiah Siang Coba Tinggalkan Level Rp13.000/USD
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini berbalik ke zona negatif setelah pada perdagangan tadi pagi dibuka menghijau. Siang ini IHSG terkoreksi 0,07% atau setara dengan 3,58 poin ke level 5.417,42.
Sementara pada sesi pagi tadi, pasar saham Tanah Air dibuka bertambah sebesar 10,04 poin atau 0,19% ke level 5.431,04 saat indeks Nikkei Jepang melesat. Pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir menghijau ke level 5.421,00 dengan penguatan sebesar 0,22% atau setara dengan 11,75 poin
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas tercatat terpeleset ke zona negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri sebesar 0.93% diikuti kejatuhan sektor infrastruktur minus 0,19%. Sedangkan, sektor yang menguat yakni perkebunan dengan kenaikan 0,77%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,48 triliun dengan 4,59 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp57,04 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp985,6 miliar, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp1,04 triliun. Tercatat 167 saham menguat, 128 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang ini masih mencoba meninggalkan level Rp13.000/USD. Data Yahoo Finance, menunjukkan rupiah siang ini berada di level Rp13.003/USD dengan kisaran harian Rp12.995-Rp13.025/USD. Posisi rupiah terlihat menguat dibandingkan kemarin Rp13.011/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah sesi I berada di level Rp13.020/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat melemah dibanding sebelumnya yang berada di level Rp13.012/USD dengan kisaran level Rp13.015 - Rp13.034/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.022/USD. Posisi ini tercatat lebih baik dari posisi awal pekan kemarin di level Rp13.047/USD.
Sementara pada sesi pagi tadi, pasar saham Tanah Air dibuka bertambah sebesar 10,04 poin atau 0,19% ke level 5.431,04 saat indeks Nikkei Jepang melesat. Pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir menghijau ke level 5.421,00 dengan penguatan sebesar 0,22% atau setara dengan 11,75 poin
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas tercatat terpeleset ke zona negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri sebesar 0.93% diikuti kejatuhan sektor infrastruktur minus 0,19%. Sedangkan, sektor yang menguat yakni perkebunan dengan kenaikan 0,77%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,48 triliun dengan 4,59 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp57,04 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp985,6 miliar, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp1,04 triliun. Tercatat 167 saham menguat, 128 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang ini masih mencoba meninggalkan level Rp13.000/USD. Data Yahoo Finance, menunjukkan rupiah siang ini berada di level Rp13.003/USD dengan kisaran harian Rp12.995-Rp13.025/USD. Posisi rupiah terlihat menguat dibandingkan kemarin Rp13.011/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah sesi I berada di level Rp13.020/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat melemah dibanding sebelumnya yang berada di level Rp13.012/USD dengan kisaran level Rp13.015 - Rp13.034/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.022/USD. Posisi ini tercatat lebih baik dari posisi awal pekan kemarin di level Rp13.047/USD.
(akr)
Lihat Juga :