Komisi XI Sebut Sri Mulyani Beri Harapan Ekonomi Indonesia

Selasa, 25 Oktober 2016 - 19:39 WIB
Komisi XI Sebut Sri...
Komisi XI Sebut Sri Mulyani Beri Harapan Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Indah Kurnia mengakui penunjukkan Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro, memberi titik terang bagi perekonomian Indonesia.

Menurut mantan bankir ini, ekonomi Indonesia sekarang berbeda dengan ketika Bambang Brodjonegoro masih menjabat sebagai menteri keuangan. Politikus asal PDI Perjuangan ini menambahkan, Sri Mulyani punya pandangan lebih realistis terhadap sektor perpajakan di Indonesia, apalagi saat pemerintah mengesahkan UU Amnesti Pajak.

"Saya melihat ada harapan, beliau (Sri Mulyani) lebih realistis dan masuk akal dalam memberikan angka. Jadi, kami di DPR juga menilai angka tersebut masih bisa dicapai karena masih masuk akal," kata Indah di Tjikini Lima, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Indah membandingkan saat Bambang menjabat menteri keuangan, angka yang dilontarkan untuk target repatriasi amnesti pajak seringkali berubah-ubah. Sehingga, kata dia, Komisi XI sering kebingungan melihat perbedaan angka tersebut.

"Kadang apa yang dipaparkan Pak Bambang itu beda-beda di setiap pertemuan. Untuk tax amnesty misalnya, dia pernah bilang potensi dananya Rp1.000 triliun, kemudian besoknya berubah lagi Rp2.000 triliun, terakhir Rp4.000 triliun. Itu kadang juga yang membuat kita berpikir, ini realistis enggak sih," ragu Indah.

Dia menilai, dengan posisi menkeu saat ini diisi Sri Mulyani, merupakan hal pas. Tinggal bagaimana ke depannya, antara kementerian ekonomi bisa bersinergi bersama membangun ekonomi Indonesia lebih baik lagi.

"Pak Bambang di Bappenas, Sri Mulyani di Kemenkeu, saya rasa itu sudah pas. Apalagi ditambah sinergi yang baik antar menteri-menteri ekonomi lainnya," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Pede Pertumbuhan...
Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2020 Capai 4,5%
Proyeksi Ekonomi Kuartal...
Proyeksi Ekonomi Kuartal II/2020 Direvisi Lagi, Sri Mulyani: Minus 3,8%
Sri Mulyani Siapkan...
Sri Mulyani Siapkan Dana Pemulihan Ekonomi Akibat Corona Rp641,17 Triliun
Pangkas Proyeksi, Sri...
Pangkas Proyeksi, Sri Mulyani: Ekonomi RI Jadi Minus 4,3% di Kuartal II-2020
Sri Mulyani Proyeksi...
Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,5% di Kuartal I/2020
Sri Mulyani Bersiap...
Sri Mulyani Bersiap Hadapi Kejatuhan Ekonomi RI di Kuartal II/2020
Berita Terkini
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
8 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
40 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
57 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved