Menkeu Nilai Pertumbuhan Ekonomi 2017 Cukup Seimbang

Kamis, 27 Oktober 2016 - 18:07 WIB
Menkeu Nilai Pertumbuhan...
Menkeu Nilai Pertumbuhan Ekonomi 2017 Cukup Seimbang
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2017 sebesar 5,1% merupakan angka yang cukup seimbang. Hal ini menginterpretasikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia dalam keadaan stabil tahun depan.

Seperti yang diketahui, dalam APBN-P 2016, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,2%, sedangkan dalam RAPBN 2017 pemerintah mengasumsikan 5,2%, dimana akhirnya dalam pengesahan APBN 2017 kemarin menjadi 5,1%.

"Tahun depan, kita perkirakan dengan APBN yang kita desain ini, pertumbuhan ekonomi kita harapkan di 5,1%. Walaupun dengan berbagai macam interpretasi, ini merupakan asumsi yang cukup seimbang atau balance," kata Ani, Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Di satu sisi, lanjut dia, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, namun di sisi lain pemerintah juga sangat memahami bahwa kondisi ekonomi global belum stabil dan kondusif. (Baca: Menkeu Tegaskan APBN 2017 untuk Jaga Ekonomi RI di Atas 5%)

"Bahkan muncul beberapa kemungkinan risiko yang akan terjadi, seperti naiknya suku bunga The Fed, pemilihan umum di beberapa negara maju yang timbulkan sentimen yang sangat bervariasi, kecenderungan proteksionisme di beberapa negara maju yang akan memperlemah perdagangan inetrnasional," kata dia.

Sentimen-sentimen ini pada akhirnya akan memperlemah prospek harga-harga komoditas. Dan ini semua merupakan faktor lingkungan regional dan global.

"Maka kita terus menerus pantau tapi di sisi lain kami coba menetralisir agar tidak menyebabkan ekonomi kita melemah," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Wanti-wanti...
Sri Mulyani Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Merosot di Bawah 5%, Ini Penyebabnya
Proyeksi Sri Mulyani:...
Proyeksi Sri Mulyani: Ekonomi RI Tumbuh 4% di Kuartal III 2021
Geber Vaksinasi, Sri...
Geber Vaksinasi, Sri Mulyani Pede Ekonomi Meroket 5,3%
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Dipangkas, Menkeu: Lebih Baik dari Malaysia
Sri Mulyani: Ekonomi...
Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Terus Menunjukkan Resiliensi
IMF Revisi Pertumbuhan...
IMF Revisi Pertumbuhan Ekonomi RI, Sri Mulyani: Belum Pasti!
Berita Terkini
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
9 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved